Percayalah, Cinta itu Membaikkan! Jika Tidak, Berarti Bukan Cinta

Sudah biasa, dia begitu saja meninggalkanku yang belum selesai makan. Setelah puas mencaciku dengan kata brengsek, bangs*t atau sejenisnya. Kadang aku bertanya-tanya, apa aku memang seburuk itu? Aku terisak di pojok ruangan sebuah rumah makan yang tampak sepi pengunjung. Tadi, Kak Nurdin—pacarku—minta ditemani makan malam. Tanpa ragu, aku langsung setuju. Kurang dari sepuluh menit, dia […]

Tuhan, Gue Pengen Bokap Kembali

Bapakku, Musuh Terberat dalam Hidupku

Kenangan Anak Yatim yang Merindu Ayahnya

Bapak yang (Tak) Dirindukan

Subscribe

Daftarin emailmu untuk dapetin update artikel terbaru dari Trenlis.co

Bergabung dengan 5.316 pelanggan lain