Percayalah, Aku Juga Ingin Bekerja

Percayalah, Aku Juga Ingin Bekerja

Sudah sebulan lewat sepuluh hari aku merantau ke Jakarta, menumpang di rumah Uwak Abdi, kakak sulung Ayah. Tujuannya untuk mencari kerja, berbekal ijazah sarjana dari salah satu perguruan tinggi negeri di Sumatera. Sudah ratusan surat lamaran yang kuajukan, dikirim...
Ya Allah … Maafkan Aku Jatuh Cinta (Lagi)

Ya Allah … Maafkan Aku Jatuh Cinta (Lagi)

Kapan menikah? Nunggu apa lagi? Jangan pilih-pilih! Nanti dapatnya malah yang buang busuk. Cung yang jomblo sepertiku silakan unjuk jari. Gimana rasanya dapat pertanyaan begitu? Kalau mood-nya sedang baik, pasti gak bakalan baper, setuju? Coba kalau dengar pertanyaan...
Izinkan Aku Menjadi Ibu untuk Anak-Anakmu

Izinkan Aku Menjadi Ibu untuk Anak-Anakmu

“Ada hal yang tidak bisa kita paksakan,” katamu waktu itu. Awalnya, aku tidak bisa menebak apa sebenarnya yang ingin kamu sampaikan lewat telepon di subuh buta itu. Membuatku sedikit kaget bercampur heran. Terkesan sangat mendesak. Sebelum-sebelumnya kamu tak pernah...
Menikahlah Dik, Aku Rela Dilangkahi

Menikahlah Dik, Aku Rela Dilangkahi

“Mbak, aku mau menikah,” kata Fira secara hati-hati. Rupanya ini yang membawa adik keduaku sengaja datang dari Bogor ke Depok di hari kerja hanya demi mendapatkan izin menikah dariku. Kakak sulungnya yang juga belum menikah di usia tiga puluh tahun,...
Dari Sampah, untuk Cinta yang Lebih Besar

Dari Sampah, untuk Cinta yang Lebih Besar

KAMI sama-sama tergelak. Ibu muda di hadapanku ini tertawa karena mengenang suatu kejadian, sedangkan aku terkekeh karena bahasa tubuh dan mimik wajah beliau yang kocak. Pembawaannya yang supel, ramah, penuh semangat dan ekspresif membuat penuturan kisahnya jadi...
error: Content is protected !!