Apa yang Harus Dilakukan Ketika Pasangan Selingkuh?

Siapa sih yang tidak ingin memiliki pasangan setia? Semua orang pasti mengharapkan mempunyai pasangan setia hingga kematian yang memisahkan, termasuk kamu bukan? Namun terkadang harapan hanyalah harapan, yang bisa saja tidak terjuwud.

Pasangan yang awal mulanya dipercaya memiliki cinta sejati, ternyata hanya sesaat memberikan cintanya kepadamu. Karena kemudian kenyataan berkata lain tidak sesuai dengan apa yang kamu harapkan, pasangan yang kamu cintai setulus hati telah membagi cintanya dengan orang lain.

Apabila hal itu terjadi kepadamu, bagaimana perasaan kamu? Rasa sakit hati, kecewa, sedih dan marah tentunya akan bercampur menjadi satu dan perasaan seperti itu sangat wajar jika kamu rasakan.

Namun perlu kamu ingat, sebagai muslim/ah tentu tidak baik terlalu lama dalam keadaan sedih dan terpuruk. Kamu harus secepatnya mengambil sikap untuk mengakhiri masalah tersebut. Sikap seperti apa? Berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk menyelesaikannya:

Cobalah bicara empat mata dengan pasangan

Kecewa boleh, namun jangan biarkan amarah mengendalikanmu hingga akhirnya kamu tidak mau lagi berkomunikasi dengannya. Langkah pertama yang sangat baik untuk kamu lakukan ketika pasangan mendua adalah mengajak bicara pasangan dan mintalah dirinya untuk menjelaskan alasan atas perbuatannya.

Beritahukan kepada pasangan betapa kamu terluka dan kecewa. Ingatkan juga yang merasakan hal tersebut bukan hanya kamu, tapi anak-anak dan keluarga dekat juga merasakanya. Jangan lupa juga untuk mengingatkan perannya sebagai panutan bagi keluarganya.

Saat mengajaknya bicara empat mata, pastikan kendalikan semua emosi dan keegoisan pribadi. Sebab, jika kamu membicarakan semuanya dengan cara emosi, maka hanya akan mempersulit persoalan dan tidak akan pernah mendapatkan titik terangnya.

Mintalah bantuan kepada keluarga dekat

Ketika kamu sudah berada di titik paling susah, tidak bisa menyelesaian permasalahan yang ada secara mandiri. Maka waktunya kamu meminta bantuan kepada orang lain, pastikan orang yang kamu mintai bantuan merupakan keluarga dekat terutama keluarga dari pasangan.

Mintalah kepadanya untuk memberikan nasihat dan mengingatkannya, bahwa permasalahan yang sedang terjadi di kehidupan rumah tangga kamu sangat melukai hati dan dapat membuat bahtera rumah tangga yang sudah dibina rusak begitu saja. Setiap support dari keluarga dekat juga mampu menguatkan diri kamu.

Ajak bicara orang yang dicintai pasangan kamu

Langkah berikutnya yang bisa kamu ambil ketika pasangan mendua adalah mengajak bicara orang yang dicintai pasangan kamu yang menyebabkan permasalahan tersebut terjadi. Temuilah dan ceritakan semua perasaan yang sedang kamu rasakan.

Mintalah secara baik-baik kepadanya untuk menjauh dan memutuhkan hubungan sesegera mungkin. Jangan sesekali lagi melakukan komunikasi dalam bentuk apa pun kepada pasangan kamu. Selalu tegaskan hal tersebut supaya dia sadar bahwa hal yang dilakukanya adalah salah dan dapat menyebabkan rumah tangga seseorang berantakan.

Introspeksi diri

Satu hal yang tidak kalah penting ketika pasangan mendua adalah introspeksi diri. Alangkah baiknya sebelum kamu menyalahkan orang lain, coba lihat diri kamu sendiri dulu. Apakah ada beberapa hal yang membuat pasangan tidak nyaman bersama kamu? masih adakah selama menjalin hubungan kewajiban-kewajiban belum atau tidak kamu tunaikan?

Jika memang ada, maka jadikanlah hal ini sebagai titik balik untuk menjadi sosok yang lebih baik lagi bagi pasangan. Apabila sebelumnya kamu merupakan pribadi yang acuh tak acuh, maka sekarang saatnya kamu menjadi pribadi yang lebih perhatian demi menumbuhkan kembali rasa sayang dan cinta antara kamu dan pasangan.

Semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta

Sebagai orang muslim, tentu harus meyakini bahwa setiap musibah, ujian maupun cobaan yang terjadi merupakan kehendak Allah. Termasuk juga permasalahan yang sedang kamu alami bersama pasangan.

Oleh karena itu, sudah sepantasnya kamu meminta pertolongan kepada-Nya. Sampaikanlah semua yang kamu rasakan dan alami kepada-Nya pada saat kamu beribadah.

Apa pun ujian yang sedang kamu hadapi, selalu tanggapi dengan hal positif dan tentunya selalu yakin bahwa Allah akan memberikan hal yang jauh lebih baik setelah kejadian ini. Selalu berbaik sangka kepadaNya merupakan tindakan yang sangat tepat.

Berbagai ibadah tambahan seperti shalat sunnah tahajud, shalat sunnah istikharah, perbanyak puasa sunnah dan bersedekah perlu kamu kerjakan supaya mendapatkan petunjuk mengenai apa yang harus kamu lakukan. Apabila Allah mentakdirkan dia menjadi pasangan sehidup-semati kamu, pastilah akan kembali lagi kepadamu. Namun, begitu juga sebaliknya.

Maafkan, lupakan dan lanjutkanlah hidup kamu

Berlarut-larut dalam kesedihan memanglah tidak baik. Untuk itu, kamu harus sanggup mengambil keputusan terbaik untuk terus mempertahankan hubungan atau mengakhirinya. Tapi perlu kamu ingat, semua keputusan harus dilakukan setelah kamu mempertimbangkan semuanya dan meminta petunjuk kepada sang pencipta.

Jika memang kamu memilih untuk mempertahankan hubungan, maka maafkanlah dirinya dan jalin kembali hubungan yang sempat renggang. Akan tetapi, jika kamu memutuskan untuk mengakhiri hubungan yang sudah ada, maka kamu wajib segera melupakan dan mulai melanjutkan kehidupan yang baru dengan seseorang yang jauh lebih baik menurut Sang Pencipta.

Semua yang terjadi dalam kehidupan merupakan garis takdir Allah, jadi kamu harus bisa menerimanya dengan lapang dada ketika pasangan memilih untuk mendua. Yang perlu kamu ingat adalah ada kehidupan lain yang lebih baik, sehingga kamu harus segera bangkit dari perasaan kecewa, marah dan sedih.

Oleh: Tim Trenlis.co.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan