Apakah Hijrahmu Telah Benar? Coba Cek Tandanya Ini

Tidak ada manusia yang sempurna, pasti semuanya pernah melakukan kesalahan dan kekhilafan. Akan tetapi, Islam merupakan agama yang penuh dengan ampunan terhadap pemeluknya yang telah melakukan kekhilafan dalam hidupnya.

Untuk itu, Allah memberikan kesempatan kepada hamba-Nya untuk bertaubat dan berhijrah supaya menyadari kesalahan dan kekhilafan yang telah dilakukannya, sehingga bisa berubah menjadi manusia yang lebih baik lagi dan mulai bertakwa kepada Allah Swt.

Lantas bisakah kita mengetahui apakah taubat yang kita lakukan diterima atau tidak oleh Allah? Terlebih lagi dosa yang telah kita perbuat sangat besar dan kita menganggap dosa tersebut sangat sulit untuk diampuni?

Untuk mengetahui hal tersebut, berikut akan saya paparkan beberapa tanda bahwa taubat kita diterima oleh Allah Swt.

Hati menjadi tenang dan tenteram

Salah satu tanda bahwa taubat yang kamu lakukan diterima oleh Allah adalah hati kamu akan menjadi lebih tenang dan tentram. Orang yang taubat tentu akan semakin memperbanyak ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah, dan hal inilah yang menyebabkan keadaan jiwa seseorang menjadi lebih tenang.

Berbeda dengan orang yang sering bermaksiat, orang yang selalu bermaksiat dan berlumur dosa akan merasa gelisah meskipun hidupnya dipenuhi dengan kenikmatan duniawi. Sebab kenikmatan dunia hanya bersifat fana dan tercipta karena adanya bisikan dari setan.

Mulai suka berkumpul dengan orang yang sholeh/sholehah

Tanda bahwa taubat kamu membuahkan hasil adalah dengan semakin banyaknya teman-teman kamu yang sholeh atau sholehah. Hal ini menandakan juga bahwa kamu tidak lagi nyaman untuk berteman atau perkumpul dengan teman-temanmu yang dulu yang sering mengajakmu pada kemaksiatan.

Menyibukkan diri dengan beribadah kepada Allah

Ketika Allah menerima taubatmu, maka Allah akan senantiasa menggerakkan hatimu supaya selalu beribadah untuk mendekatkan diri kepadaNya. Dengan begitu, kamu akan semakin sering dan lebih mengutamakan untuk menyibukkan diri dengan beribadah kepada Allah.

Kamu tidak lagi melakukan perbuatan maksiat seperti dulu saat sibuk dalam kemaksiatan, dan akan semakin nyaman dalam beribadah.

Banyak bersyukur

Seseorang yang bertakwa kepada Allah adalah seseorang yang senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah. Bersyukur juga menjadi salah satu kunci kebahagiaan umat Islam.

Oleh sebab itu, ketika Allah menerima taubat yang kamu lakukan, maka kamu akan diberikan kesadaran atas segala nikmat dari Allah sehingga kamu akan selalu bersyukur.

Akhlaknya semakin baik

Setiap orang yang telah bertaubat tentu saja akan terus memperbaik dirinya, baik dalam hal ibadah maupun akhlaknya. Dan Allah tentu saja akan meringankan hamba-hambanya yang telah memiliki ketetapan hati untuk bertaubat, sehingga akhlaknya akan menjadi lebih baik setiap waktunya. Hal ini dikuatkan dengan firman Allah Swt yang artinya,

“Sesungguhnya Kami telah menyucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.’ (Qs. Sad ayat 46)

Suka bersedekah

Meskipun bukanlah amalan yang wajib dilakukan, namun sedekah semestinya dilakukan oleh setiap muslim baik orang kaya maupun miskin. Bersedekah tidak harus menggunakan uang (materi), tapi bisa bersedekah dalam bentuk apa saja yang bisa kamu berikan.

Sedekah ini menjadi salah satu ibadah yang cukup sulit dilakukan oleh orang-orang, namun ketika kamu sedang dalam masa bertaubat dan bisa melakukan sedekah, maka taubat kamu mulai diterima oleh Allah Swt.

Allah berfirman, “Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang kafir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Qs. Al-Baqarah ayat 271)

Menjaga aurat

Seseorang yang bertaubat dan telah hijrah bisa dilihat dengan mudah melalui penampilannya, terlebih lagi dalam hal aurat. Orang yang memang bersungguh-sungguh dan ikhlas dalam bertaubat, maka Allah akan senantiasa membimbingnya sehingga bisa istiqomah dalam menjaga auratnya.

Sebagai mana yang kita ketahui, istiqomah dalam menjaga penampilan tidaklah mudah, terlebih lagi bagi orang yang baru bertaubat. Namun, apabila kamu bisa istiqomah dalam menjaga penampilan terutama aurat, maka bisa menjadi indikasi bahwa Allah telah menerima taubatmu.

Selalu menjaga sikap dan ucapan

Orang yang bertaubat dengan orang yang masih melakukan kemaksiatan tentu saja memiliki sikap dan ucapan yang berbeda. Orang yang telah bertaubat tentu akan menjaga sikap dan ucapannya, sehingga lebih lembut dan santun supaya tidak ada orang yang tersakiti oleh ucapannya. Sedangkan orang yang masih melakukan kemaksiatan akan bersikap sebaliknya.

Senantiasa berusaha memperbaiki diri

Ketika orang bertaubat, itu artinya dirinya telah menyadari dan menyesali segala kesalahan dan kekhilafan yang pernah dilakukannya. Tentu saja tidak hanya menyadari dan menyesali saja, orang yang bertaubat secara ikhlas tentu juga akan senantiasa memperbaiki diri dan tidak akan berhenti untuk terus memohon ampun kepada Allah.

Dirinya merasa dosa yang dimilikinya masih banyak, sehingga terus berusaha meningkatkan keimanan untuk menebus dosa-dosa tersebut.

Sebenarnya hanyalah Allah yang berhak menilai apakah taubat yang kamu lakukan diterima atau tidak. Sebagai hamba-Nya, kita hanya bisa berusaha semampu kita untuk terus memperbaiki diri supaya kelak di akhirat nanti taubat kita benar-benar diterima dan akhirnya kita diberikan tempat yang paling sempurna yaitu surga. Aamiin.

Oleh: Gafur Abdullah.

Tinggalkan Balasan