Begini Cara Mudah Kuliah Sambil Kerja

Pernah terpikir di benak kalian, saat kalian kuliah tapi tidak punya uang untuk tugas kuliah dan membayar kebutuhan lainnya? Dan kalian berniat mencari pekerjaan sampingan? Terkadang terbesit pertanyaan, apa tidak capek kuliah sambil bekerja? Dan pekerjaan apa yang pantas untuk anak kampus? Sebelum kita beranjak ke tahap selanjutnya, ada beberapa pertanyaan untuk kamu jawab:

  1. Dapatkah kamu membagi waktu antara kuliah dan bekerja?
  2. Sebenarnya saat ini kalian hanya ingin kuliah saja atau sambil kerja part time?
  3. Seberapa repot kamu menghadapi semua aktivitas tersebut?

Sebab itu, kalian harus mempertimbangkan secara matang-matang, agar nanti saat kalian bekerja tidak mengganggu jam kuliah. Dan juga kalian tidak terbebani atas pekerjaan yang kalian jalani.

Nah, di bawah ini ada beberapa hal penting agar kalian dapat kuliah sambil bekerja tanpa terbebani oleh pekerjaan tersebut:

Cari pekerjaan yang cocok

Carilah pekerjaan sesuai dengan kemampuan yang kalian miliki supaya saat melakukan pekerjaan tersebut tidak merasa bimbang. Dan seakan-akan usaha itu milik kita, kok bisa? Iyalah karena bisa menikmati dan sudah sesuai dengan keahlian kalian.

Menyadari kekuatan fisik

Di nomor dua ini, kalian harus menyadari seberapa besar daya tahan tubuh kalian. Apakah di bawah standar atau di atas rata-rata? Supaya kalian bisa mencari pekerjaan yang tepat untuk diri kalian sendiri, dengan kata lain tidak asal-asalan dalam memilih pekerjaan. Karena di sisi lain, kalian masih harus rutin masuk kuliah dan mengerjakan tugas-tugas dari dosen.

Lokasi atau tempat yang tidak terlalu jauh

Usahakan dalam mencari pekerjaan sampingan, carilah yang kira-kira tempatnya tidak terlalu jauh dengan kampus. Kenapa tidak boleh terlalu jauh? Oke, dengan alasan untuk menjaga stamina saat bekerja dan dilanjutkan dengan jam kampus. Agar lebih efisien carilah pekerjaan yang dekat dengan kampus. Selain hemat transportasi juga stamina tidak terlalu terkuras.

Catat waktu (jam) kampus

Sebagai mahasiswa, kalian pasti mempunyai waktu yang berbeda untuk masing-masing mata kuliah yang kalian ambil. Untuk itu, tidak ada salahnya kalau kalian mencatat jam kegiatan di kampus. Untuk apa kalian mencatatnya? Ya pastinya untuk mencari pekerjaan yang sekiranya bisa dilakukan di luar jam kuliah. Supaya lebih mudah membagi waktu yang kalian miliki untuk kuliah dan bekerja.

Tidak malu dalam bekerja

Oke, biasanya kebanyakan anak kuliahan gengsi bila tidak mendapatkan pekerjaan yang bagus, seperti menjadi tukang parkir, OB, satpam, dan lain-lain. Kebanyakan anak kampus atau kuliahan lebih mengutamakan gengsi dibandingkan dengan pekerjaa yang di bawah standar. Apa salahnya jadi tukang parkir? Itu pekerjaan yang halal bukan? Dan yang terpenting dari menjadi tukang parkir, kalian bisa mempunyai pendapatan dan tidak meminta orang tua untuk membayar kebutuhan bulanan, membuat makalah, dan lain-lain.

Tidak memandang gaji/upah

Karena kebutuhan seorang mahasiswa/i sangatlah banyak, maka tidak sedikit dari mereka yang memutuskan untuk mencari pekerjaan dengan upah gede. Saya ambil contoh, Si (A) berprofesi sebagai juru parkir dengan penghasilan bersih per hari adalah 50.000. Sedangkan Si (B) berprofesi menjadi kasir di restoran ternama dengan pendapatan per bulan 1.200.000.

Akan tetapi Si (B) malu jika dia diposisikan di posisi (A), karena apa? Karena pendapatan si (A) hanya 50.000 per hari dan hanya seorang juru parkir. Tidak sampai di situ, sekarang kita coba bandingkan penghasilan keduanya selama 1 bulan. Seorang juru parkir kelihatannya hanya mendapat keuntungkan sedikit. Coba kita hitung penghasilan Si (A) per hari dikali 30 hari atau 50.000 x 30. Total pendapatannya adalah 1.500.000, lebih banyak dibandingkan Si (B).

Maka dari itu, jangan pernah malu atau bimbang untuk mengambil pekerjaan entah berapa pun upahnya. Jangan senang kalau dengar gaji per bulan 1 juta. Sebab jika kita ulas lebih rinci, 1 juta itu per harinya hanyalah sekisar 33.000 saja. Yang terpenting ialah peraturan yang ada dalam perusahaan itu, apakah kalian bisa melaksanakannya atau tidak?

Berusaha memecahkan masalah

Di dalam lingkungan pekerjaan terkadang kita menemukan sandungan (masalah). Nah, di situ ujian kalian. Kalian masih harus kuliah, terus di pekerjaan malah ada masalah. Bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut? Ya dirampungkan biar masalah selesai. Sempat terbesit pertanyaan, kok bisa? Iya, dengan berusaha mencari kenapa kok bisa tersandung? Apa penyebabnya? Apakah kalian yang kurang hati-hati atau sandungan itu dari pihak perusahaan? Tugas kalian harus berusaha menyelesaikan dengan cara mencari tahu asal muasal sandungan itu. Lalu carikan solusinya.

Tata bahasa dan komunikasi

Ini yang paling utama di dalam pekerjaan, kalian harus tahu bahasa yang baik yang harus dipakai di lingkup pekerjaan. Bahasa di lingkup pekerjaan berbeda jauh dengan bahasa saat bertemu teman. Tidak mungkin kalian menyapa atasan dengan kata, “Hai bro.”

Kebiasaan komunikasi sesama teman harus dihilangkan saat di lingkungan kerja. Semua pekerjaan mempunyai aturannya masing-masing. Jadi yang harus kalian tanyakan saat ingin melamar pekerjaan yakni, apa saja peraturan di perusahaan ini? Bukan sekadar tanya berapa gaji di perusahaan ini per bulan?

Nah, gimana? Sudah siap kuliah sambil bekerja? Semoga informasi tersebut bermanfaat ya. Silakan share, siapa tahu ada teman kamu yang butuh informasi juga.

Oleh: N. Yudhi S.

Tinggalkan Balasan