Kami Sungguh Kehilangan Sosokmu, Mbah

Kami Sungguh Kehilangan Sosokmu, Mbah

HARI itu, langit Ngaliyan tampak mendung. Awan bergelayut menantang mentari yang harusnya bersinar cerah. Seolah mereka turut bersedih mengiringi kepergian seseorang yang begitu berjasa di perumahan ini. Serombongan tamu tampak datang dan pergi dari sebuah rumah...
error: Content is protected !!