Ilustrasi dari Kompas

Inilah 10 Dosa Harian Istri kepada Suami

Seorang manusia itu memang tidak luput dari kesalahan dan ketidaktahuan. Begitu kata baginda Nabi Muhammad Saw di dalam salah satu hadisnya, dan sebagai seorang istri mungkin tanpa disadari telah melakukan tindakan berdosa terhadap suami.

Parahnya, istri sering menganggap dosa itu sebagai suatu hal yang wajar, padahal surga dan neraka seorang istri terletak pada ridha suaminya. Lantas, dosa apa saja yang sering dilakukan istri kepada suaminya?

Menyepelekan kebaikan suami

“Diperlihatkan neraka kepadaku dan aku melihat kebanyakan penghuninya adalah seorang wanita, karena mereka kufur.”

Para sahabat bertanya,Apakah disebabkan kufurnya mereka terhadap Allah?”

Rasulullah Saw menjawab, “(Tidak), mereka kufur kepada suaminya dan mereka kufur kepada kebaikan. Seandainya seorang suami dari kalian berbuat kebaikan kepada istrinya selama satu tahun, kemudian istrinya melihat sesuatu yang jelek pada diri suaminya, maka dia akan mengatakan, “Aku tidak pernah melihat kebaikan pada dirimu sekalip pun.”

Tidak menghormati keluarga suami

Seorang suami harus bersikap lembut kepada istrinya, namun istri pun harus berlaku lembut kepada keluarga suaminya terutama orang tuanya. Jangan sampai istri berlaku seolah-olah suami sudah menjadi milik istrinya seutuhnya sehingga bapak ibunya sendiri tidak bisa mendapatkan hak mereka atas anak laki-lakinya.

Dalam sebuah hadis shahih, diriwayatkan bahwa Aisyah ra bertanya kepada Rasulullah Saw, “Siapakah yang berhak terhadap seorang wanita?”

Rasulullah Saw menjawab, “Suaminya.” (apabila sudah menikah). Aisyah ra bertanya lagi, “Siapakah yang berhak terhadap seorang laki-laki?”

Rasulullah Saw menjawab, “Ibunya.” (HR. Muslim)

Keluar rumah tanpa izin suami

Seorang wanita dilarang berpergian kecuali sama mahramnya.”

Hadis tersebut menyangkut semua bentuk safar. Wallahu a’lam. (Syarah Muslim: 9/103, dengan sedikit perubahan)

Menolak ajakan suami untuk berhubungan intim tanpa alasan yang syar’i

Rasulullah Saw bersabda, “Apabila laki-laki mengajak istrinya ke tempat tidurnya kemudian ia menolak untuk datang, lalu laki-laki itu tidur semalaman dalam keadaan marah kepadanya, maka ia dilaknat oleh malaikat hingga subuh.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

Berias bukan untuk suami

“Dan hendaklah kamu tetap di rumah dan janganlah kamu berhias dan bertingkahlaku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu.” (QS. Al-Ahzaab ayat 33)

Wanita jika memakai parfum kemudian melewati majelis laki-laki, maka ia bisa membangkitkan syahwat laki-laki dan mendorong mereka untuk memandang dirinya. Setiap yang melihat kepadanya maka matanya telah berzina. Wanita tersebut mendapat dosa karena memancing pandangan kepadanya dan membuat hati laki-laki tidak tenang. Jadi, ia adalah penyebab zina mata dan dia termasuk pezina.” (dari Faidhul Qadir)

Mengungkit kebaikan dirinya terhadap suami

Tidak sedikit dari istri yang selalu mengungkit-ngungkit kebaikan bahkan derajat dirinya di hadapan suaminya, sehingga menyakiti hati dan merendahkan suaminya.

Abu Dzar ra meriwayatkan, bahwasanya Nabi Muhammad Saw  bersabda, “Ada tiga kelompok manusia dimana Allah tidak akan berbicara dan tidak akan memandang mereka pada hari kiamat. Dia tidak menyucikan mereka dan untuk mereka adzab yang pedih.”

Abu Dzar ra berkata, Nabi Muhammad Saw mengatakannya sebanyak tiga kali. Lalu Abu Dzar bertanya, “Siapakah mereka yang rugi itu, wahai Rasulullah?”

Beliau Saw menjawab, “Orang yang menjulurkan kain sarungnya ke bawah mata kaki (isbal), orang yang suka mengungkit-ngungkit kebaikannya dan orang yang suka  bersumpah palsu ketika menjual.” (HR. Muslim)

Terlalu sibuk di luar rumah

Seorang istri terkadang memiliki banyak kesibukan di luar rumah. Kesibukan ini tidak ada salahnya jika mendapatkan izin dari suami dan tidak sampai mengabaikan tugas dan tanggung jawab rumah. Jangan sampai aktivitas tersebut membuat tanggung jawawabnya terabaikan sebagai seorang istri. Dan jangan sampai amanah yang sudah dipikulnya terabaikan.

Ketika suami pulang mencari nafkah, dia mendapati rumah yang belum beres, masakan belum siap, anak-anak belum mandi dan lain sebagainya. Jika hal ini terjadi, maka kemungkinan besar suami tidak akan betah tinggal di rumah dan dia lebih betah menghabiskan waktunya di luar atau di kantor.

Istri terlalu cemburu buta

Cemburu merupakan tabiat wanita dan cemburu merupakan ekspresi cinta. Dalam batas-batas tertentu, dapat dikatakan wajar bila seorang istri merasa cemburu dan menaruh rasa curiga kepada suami ketika suami jarang ada di rumah.

Namun jika rasa cemburu ini berlebihan, melampaui batas, tidak mendasar, dan hanya berasal dari dugaan-dugaan saja, maka rasa cemburu ini dapat berubah menjadi cemburu yang tercela dan berbahaya untuk keharmonisan rumah tangga.

Istri tidak menjaga perasaan suami

Kepekaan suami maupun istri terhadap perasaan pasangannya sangat diperlukan untuk menghindari konflik rumah tangga yang berujung perceraian. Seorang istri hendaknya senantiasa berhati-hati dalam setiap ucapannya (menjaga lisan) dan perbuatannya supaya tidak menyakiti perasaan suaminya.

Istri menentang perintah suami dalam kebaikan

Di dalam hubungan rumah tangga sudah menjadi kewajiban istri untuk menaati perintah suami dan taat kepada suami. Istri juga harus menuruti perintah atau larangan suami jika itu tidak melenceng dari ajaran Islam.

Rasulullah Saw bersabda, “Tidaklah seorang perempuan menunaikan hak suaminya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Dari hadis tersebut bisa disimpulkan bahwa istri harus taat kepada suaminya dengan mengharap ridha Allah Swt. Namun, kewajiban kepada Allah Swt tetap paling utama.

Demikianlah daftar kesalahan istri terhadap suami yang terkadang dianggap wajar, tapi sebenarnya itu kesalahan yang besar dosanya. Semoga hal-hal tersebut bisa dihindari dengan tujuan menjadi keluarga yang utuh, dan suami semakin sayang kepada istrinya dan juga menjadi keluarga yang lebih sakinah mawadah dan warahmah, amiin.

Oleh: Tim Trenlis.co, dikutip dari beberapa sumber.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan