Ilustrasi dari wedding avenue magazine.

Inilah 10 Pengusaha Muda Kaya di Indonesia. Siapa Saja, Sih?

Menjadi pengusaha muda yang sukses dan dapat meraih kesuksesan bukanlah hal yang mudah. Untuk menggapainya, kita butuh perjuangan yang sangatlah keras dan semangat yang tidak pernah padam.

Lalu bagaimana dengan ke 10 pengusaha muda di bawah ini? Mereka bahkan bisa mencapai kesuksesan usahanya dari nol. Kesulitan perjalanan usaha yang mereka hadapi malah menjadi semangat baginya.

Langsung saja kita lihat siapa saja 10 pemuda yang sukses dengan usahanya:

Bong Chandra.

Kesuksesan yang diraih Bong Chandra bukanlah hal yang mudah. Sejak krisis ekenomi tahun 1998 yang menerpa usaha kue ayahnya, Bong Chandra harus ikut berbisnis di usianya yang masih sekolah dasar. Bahkan dia menjual kue-kue sisa produksi pada teman sebayanya.

Kesuksesan Bong candra dimulai saat dia memliki hobi membaca, terutama buku favoritnya yaitu Donal Trump Sang Pengusaha Sukses dari Negeri Paman Sam. Dengan bekal itu akhirnya Bong Chandra membentuk sebuah Event Organizer kecil yang berfokus kepada pelatihan motivasi.

Awalnya dia hanya bisa berdiri di depan mic sebagai motivator abal-abal di Jakarta. Namun, lambat laun usahanya ini kian membesar, kecerdasannya dalam berkomunikasi dan memberi semangat pada semua orang bahkan diakui oleh masyarakat luas. Sampai dia dinobatkan sebagai motivator termuda di tahun 2010.

Yasa Singgih.

Yasa Singgih lahir di Bekasi 2 April 1995. Yasa adalah pebisnis muda yang berhasil di bidang toko online. Dia hanya menjual kaos-kaos pria, tapi kini omzetnya mencapai 30 juta per bulan.

Selain itu, Yasa merupakan pemuda yang pandai dalam berkomunikasi, dia sering mengisi acara seminar, dan workshop bisnis. Gayanya terkesan humoris sering kali menusuk hati para pendengar sebagai motivator mereka.

Elang Gumilang.

Elang Gumilang yang lahir pada tanggal 6 April 1985 adalah pengusaha muda lulusan dari Institute Pertanian Bogor. Dia lulusan Pertanian dan kini sukses sebagai developer perumahan.

Kesuksesan Elang Gumilang dilihat ketika dia membangun proyek perumahan di bogor dengan modal 300 juta, namun keuntungannya mencapai 17 miliar. Elang sering kali mendapat penghargaan, di antaranya Wirausaha Muda Mandiri terbaik tahun 2007 dan Indonesia, Top Young Entrepreneur pada tahun 2008 dari warta ekonomi.

Mery Riana.

Mery Riana dikenal sebagai motivator wanita no.1 di Indonesia dan Asia. Dia merupakan wanita kebangsaan Indonesia yang lahir tanggal 29 Mei 1980 di Jakarta. Selesai pendidikan SMA, ia memiliki cita-cita menjadi insinyur teknik.

Namun, mimpinya kandas karena pada tahun 1998 Sekolah Trisakti yang ingin dimasukinya mengalami kerusakan. Akibatnya, sang ayah memutuskan agar Mery melanjutkan pendidikan di Singapura di Universitas Nanyang Tecnologi dan mengambil jurusan Electrical and Electronics Engineering (EEE). Dan akhirnya perjuangan itu terbayar.

Dia mencoba menjual produk keuangan, seperti asuransi, kartu kredit, deposito, tabungan dan lain-lain. Semua sukses dan pada tahun 2003 dia dinobatkan sebagai wanita agen terbaik di tempat bekerja. Semakin lama, langkah dia akhirnya melambung.

Merry telah mampu mendirikan Merry Riana Organization (MRO). MRO adalah badan yang telah bergerak di bidang pemberdayaan anak-anak dan wanita. Dalam usia kurang dari 30 tahun, dia telah memiliki omzet $1 juta.

Andrew Darwis.

Andrew Darwis lahir 20 Juli 1979 di Jakarta. Dia merupakan pendiri komunitas online terbesar di Indonesia, yakni Kaskus. Bermula dari pengalamannya saat menimba ilmu di salah satu universitas terkemuka di Negeri Paman Sam, Seattle University, program studi multimedia dan web design, art institute of seattle computer science di tahun 1999, pria yang disapa Andrew ini terinspirasi membuat website forum komunikasi.

Forum kaskus yang ia dirikan kini memiliki lebih dari 3 juta member di Indonesia. Berbagai penghargaan banyak diterima Andrew antara lain The Best Indonesian Comunities For 2005 and 2006 versi alexa.com dan Wikipedia, dari Microsoft dengan nominasi kaskus Indonesia inovative top web site di tahun 2008, dan dari indosat dengan nominasi kaskus The Online Inspiring Award di tahun 2009.

Nadiem Makarim.

Mungkin banyak yang belum tahu siapa pendiri tukang ojek yang sangat fenomenal ini. Nadiem Makarim merupakan pendiri GO-JEK dan CEO. Semenjak awal lounching aplikasi GO-JEK ini telah di-download lebih dari 2 juta orang di Indonesia.

Sebelumnya dia pernah menjadi cofounder dan managing editor Zalora Indonesia, dan berkat niat dan pengetahuannya yang cukup, Nadiem memutuskan membuat aplikasi GO-JEK yang saat ini booming.

Achmad Zaky.

Achmad Zaky adalah pria kelahiran Sragen, Jawa Tengah. Dia membuat aplikasi online yang diberi nama BukaLapak.com. Setelah berdiri setahun lebih,

BukaLapak mendapat pendanaan dari Batavia Incubator. Ditahun 2012, BukaLapak menerima tambahan investasi dari Gree Ventures. Dan terakhir pada bulan Februari 2015, BukaLapak mendapatkan investasi serie b dari Emtek Groub-SCTV Groub 9 PT Kreatif Media Karya sebesar ratusan miliar.

William Tanuwijawa.

Pemuda yang satu ini lahir pada tanggal 18 November 1981. Setelah lulus dari kampusnya yaitu BINUS, dia kemudian bekerja di bidang pengembangan software computer. Namun lama-kelamaan Tanuwijaya terbesit untuk mendirikan perusahaan sendiri.

Dengan dibantu temannya, Leontinus Alpha Edison, dia mendirikan Tokopedia sebuah startup jual beli online yang menghubungkan penjual dan pembeli di seluruh Indonesia. Hingga akhirnya pada 6 Februari 2009. Tokopedia milik William resmi berdiri pada 17 Agustus 2009, Tokopedia resmi diluncurkan setelah mendapat dana dari investor dan juga bos di tempat kerjanya.

Atina Maulina.

Para perempuan pasti tidak asing mendengar brand Vanilla Hijab. Atina Maulina adalah founder dari Vanilla Hijab. Dengan dibantu kakaknya, Atina merintis, ia memproduksi hijabnya sendiri. Dan untuk mempromosikannya, Atina memfoto produknya dan memposting di via instagram.

Berkat kerja kerasnya, sekarang atina memiliki omzet hingga ratusan juta. Pernah juga dalam beberapa menit, Vanilla Hijab bisa menjual sampai ribuan.

Dea Valencia.

Sejak usianya 17 tahun, Dea sudah bergelut di bidang busana batik. Tujuan Dea yaitu memperkenalkan batik di kalangan pemuda. Di mana sebagian besar dari mereka tidak menyukai batik dan enggan untuk memakainya.

Batik kultur adalah batik yang dibuat oleh Dea dengan model yang pas dan disukai banyak remaja. Batik ini menyasar anak muda dan kini telah sukses dengan omzet hingga ratusan juta setiap bulannya.

Nah, itulah 10 pemuda yang sukses dengan bisnisnya. Jadi jika kalian mempunyai keterampilan, jangan pernah sungkan atau takut kalau karya kalian jelek. Terus berkarya dan kenalkan kepada semua orang, dengan semangat dan niat disertai kerja keras bisa saja kalian menjadi salah satu orang yang sukses dengan karya sendiri. Aamiin.

Oleh: Tim Trenlis.co dari berbagai sumber informasi.

Tinggalkan Balasan