Inilah 10 Tipe Wanita yang Tidak Cocok Diajak Nikah

Semua pria di dunia ini pasti memimpikan memiliki kehidupan berumah tangga yang bahagia bersama istri tercinta.

Dalam pandangan Islam, selain sebagai penyempurna separuh agama, pernikahan juga sebagai tempat untuk membina bahtera rumah tangga yang tidak hanya sementara—1 atau 2 tahun saja—melainkan hingga maut menjemputnya.

Bahkan ada sebuah pernyataan bahwa kelak di akhirat, kita masih memiliki kesempatan untuk kembali berkumpul bersama keluarga yang disayangi termasuk wanita yang telah dinikahi.

Maka dari itu, pernikahan bukanlah suatu momen yang bisa dibuat main-main.

Sebagai seorang pria yang nantinya menjadi pemimpin dalam rumah tangga harus bisa memilih calon istri yang baik menurut-Nya dan agama-Nya.

Bukan hanya wanita yang siap mendampinginya di kehidupan dunia, tetapi juga kehidupan akhiat atas izin dari Allah Swt.

Nah, supaya hal tersebut bisa tercapai tentu kamu harus menghindari wanita-wanita yang tidak baik untuk dinikahi (dijadikan istri).

Lantas seperti apa tipe wanita yang tidak baik untuk dinikahi?

Syaddaqah, merupakan wanita yang terlalu banyak bicara yang tidak penting atau mubazir, kita mengenal hal ini sebagai wanita cerewet.

Barraqah, kata ini memiliki dua makna berbeda. Pertama, sebagai wanita yang sukai sekali memoles dan merias wajahnya sepanjang hari supaya wajahnya terlihat cantik di hadapan orang-orang. Kedua, sebagai wanita yang suka mencacat makanan.

Haddaqah, merupakan wanita yang suka sekali melirik segala sesuatu. Sehingga sering kali membebani suaminya untuk membelikan yang diinginkannya.

Hannah, merupakan wanita yang menyukai pria yang sudah menjadi suami orang lain atau menyukai anak dari suaminya terdahulu, sehingga mengabaikan hak suaminya yang saat ini dimilikinya.

Mannanah, merupakan wanita yang selalu mengungkit-ungkit kebaikannya kepada suaminya, wanita seperti ini akan selalu mengatakan “aku telah melakukan segala hal demi kamu.”

Annanah, merupakan wanita yang terlalu sering mengeluh dan menggaduh.

Selain dari enam tipe di atas, masih ada beberapa kriteria lain yang menandakan bahwa seorang wanita tidak cocok di jadikan istri. Di antaranya:

Mukhtali’ah, merupakan wanita yang setiap saat meminta khulu’ tanpa ada sebab yang jelas.

Mubariya, merupakan wanita yang suka sekali membangga-banggakan diri dengan perantara perbuatan yang dimiliki orang lain dalam hal dunia. Seperti berkata, “Aku memiliki menantu yang kaya, bisa memenuhi segala keinginan anakku.”

‘Ahirah, merupakan wanita fasik yang memiliki selingkuhan.

Nasyiz, merupakan wanita yang menganggap dirinya lebih tinggi di atas suaminya, dalam segala hal baik perkataan maupun perbuatan.

Kamu juga sebaiknya tidak menikahi seorang wanita yang sering marah, banyak bicara dan berani kepada seorang suami. Wanita dengan tipe semacam ini hanya akan mendatangkan bencana dalam kehidupan rumah tangga kamu nantinya.

Setelah di atas saya jelaskan mengenai tipe-tipe wanita yang sebaiknya jangan kamu nikahi, berikut akan saya paparkan seperti apa wanita yang sangat cocok untuk kamu jadikan istri idaman.

Seperti apa tipenya?

Yuk simak ulasan lengkapnya:

Shalihah

Seperti apa wanita shalihah? Wanita yang taat menjalankan ajaran agama, mempunyai akhlak mulia dan mampu menjaga dirinya dari perbuatan yang dilarang oleh agamanya.

Hal ini talah disebutkan dalam Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 34, yang artinya:

“Maka wanita-wanita yang shalihah adalah yang taat kepada Allah Swt lagi memelihara dirinya, oleh karena itu Allah Swt memelihara mereka.”

Penyayang dan subur

Setiap pria pasti menginginkan memilik istri dari seorang wanita yang sangat menyayangi dirinya dan juga keluarganya bukan?

Selain itu, semua pria juga pasti ingin memiliki wanita yang bisa memberikan keturunan nantinya. Maka dari itu, Rasulullah Saw menganjurkan kepada para pria sebagai umat Islam untuk memilih wanita yang penyayang dan subur untuk dinikahi.

“Nikahilah wanita yang penyayang dan subur karena aku berbangga dengan banyaknya umatku pada hari kiamat.” (HR. Abu Dawud)

Cantik parasnya

Cantik merupakan salah satu kriteria wanita yang juga dianjurkan oleh Rasulullah Saw, sebagai mana sabdanya yang artinya,

“Wanita dinikahi karena empat hal: hartanya, nasabnya (keturunanya), kecantikannya dan agamanya. Maka pilihlah karena faktor agamanya niscaya engkau beruntung.” (HR. Al-Bukhari)

Cantik yang dimaksud di sini adalah seorang wanita yang memiliki wajah dengan paras yang cantik, menawan dan elok untuk dipandang yakni menurut Imam Ghazali dalam kitabnya “Ihya’ Ulumuddin”.

Nah, demikianlah ciri-ciri wanita yang tidak baik untuk dinikahi dan wanita yang baik untuk dinikahi. Semoga kamu sebagai seorang wanita bisa juga menjadi pribadi yang memang sangat diharapkan menjadi calon istri idaman ya. Aamiin.

Oleh: Gafur Abdullah.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan