Inilah 4 Alasan Penting Kenapa Kamu Harus Menekuni Hobi

Hampir semua orang memiliki kesenangan akan sesuatu. Bisa berupa suka kegiatan membaca, bermain bola, mendengarkan musik, bermain musik, mendaki gunung dan masih banyak kegiatan lainnya. Itulah yang disebut hobi.

Eh, ngomongin hobi, kamu punya hobi apa? Membaca, main bola, main musik, mendengar musik, naik-naik ke puncak gunung atau apa? Jika punya hobi, cobalah untuk menenukuninya. Siapa tahu dengan yang kamu tekuni bisa membawamu kepada kesuksesan dan meraih prestasi.

Jadi hobi kamu tidak hanya dilakukan dengan hanya untuk kesenangan saja, melainkan melakukannya dengan profesional dan bisa berbuah prestasi. Agar kamu bisa menenukuni hobi kamu dan percaya akan sukses, yuk pahami alasan penting berikut ini:

Hobi bisa jadi jembatan meraih prestasi

Siapa sangka para pemain bola yang sudah bermain di club besar, bahkan di timnas nasional negaranya itu adalah mereka yang dulunya berangkat dari hobi bermain bola. Mereka bisa bermain di berbagai kompetisi karena mereka tekuni hobinya. Itu hanya sekitar bola, beda lagi dengan yang punya hobi lainnya.

Kamu tahu Gus Dur? Beliau mantan presiden ke-4 Indonesia. Beliau adalah guru bangsa yang punya hobi membaca. Banyangkan, saat berkunjung ke negara orang, beliau hampir bisa dipastikan berkunjung ke perpustakaan. Bahkan dalam salah satu buku yang ditulis Greet Baton, Gus Dur pernah bertutur, jika beliau tidak menemukan buku untuk dibaca, koran bekas yang dijadikan bungkus nasi pun dibacanya. Betapa tekun Gus Dur akan hobinya itu. Dan ini terbukti Gus Dur kaya akan keilmuannya sehingga ia berjuluk Sang Guru Bangsa. Untuk mendapat julukan itu tidak menutup kemungkinan karena wawasannya luas dari hobi yang ditekuninya, yaitu membaca.

Menukuni hobi juga bisa menghasilkan uang

Bagi sebagian orang, hobi adalah kegiatan untuk menyenangkan diri sendiri. Salah kah jika hanya untuk menyenangkan dirinya sendiri? Tidak salah. Tapi perlu disadari bahwa selain dilakukan untuk menyenangkan hati diri sediri, hobi juga bisa dijadikan modal untuk menghasilkan uang loh. Masa sih? Ya dong.

Ini terbukti pada teman saya yang hobi desain di komputer. Hobi desain itu ia tekuni setiap di depan komputer. Tak jarang ia juga upload hasilnya di sosmed. Beberapa hari dari itu, ia mendapat telepon dari seseorang dan menanyakan apakah bisa melayani pemesanan desain? Bermodal berani, akhirnya teman saya mengiyakan. Karena masih perdana, teman saya menghargai satu desain seharga 20 ribu. Selang beberapa minggu kemudian, ada sekitar 3 orang telepon dalam sehari.

Mendapat telepon dari orang untuk memesan desainnya, ia meminta pendapat penulis, bagaimana jika buka layanan dengan pajang poster di sosmed. Saya pun meniyakan. Dari ketekunan teman saya dalam mendesain itu, ia bisa mengasilkan uang minimal 300 ribu dalam satu minggu.   

Kamu bisa membuktikan juga lho. Silakan kamu tekuni hobi kamu, bila perlu pelajari ilmu yang berkaitan dengan hobi kamu. Tapi ingat, semuanya butuh proses. Sabar dan jalani saja hobi kamu, pelajari ilmunya, lalu kamu tekuni dengan sepenuh hati. Yakinlah insyaallah akan membuahkan hasil yang maksimal. Termasuk menjadi modal kamu untuk menghasilkan uang.

Dengan menekuni hobi, kamu bisa memberikan inspirasi buat orang lain

Tanpa disadari dan menuturkan pada kita, kadang orang terinspirasi pada ketekunan kita dalam menjalani hobi. Dari inspirasi yang diperoleh dari kita, orang lain akan melakukannya juga. Tak jarang kadang orang lain akan menghubungi kita untuk bisa lebih dalam lagi mengetahui cara dan mempertahankan ketekunan kita menjalani hobi.

Nah, ketika ada orang yang mengambil inspirasi dari kamu yang tekun menjalani hobi, secara tidak langsung kamu sudah memberikan kemanfaatan bagi orang lain. Bukankah memberikan manfaat bagi orang lain adalah ajaran agama Islam? Sebagaimana disinggung dalam salah satu hadis, manusia yang baik adalah ia yang bermanfaat atas menusia lainnya.

Untuk bisa memberikan inspirasi bagi orang lain melalui ketekunan pada hobi kita, tak perlu mengajaknya. Cukup kamu tunjukkan bahwa hobi yang kamu miliki memberikan manfaat positif bagi kita terlebih dahulu. Biarkan orang lain berpikir sendiri, apakah mau mengambil inspirasi atau tidak itu terserah mereka.

Karena hobi bisa jadi aset masa depan

Kamu mungkin belum tahu, kalau hobi bisa jadi aset masa depan. Wah jadi aset? Yap. Sekali lagi penulis katakan, hobi jadi aset masa depan. Tidak perlu melirik pada banyak hobi, salah satu saja dulu. Contoh hobi main bola. Pemain bola yang berangkat dari hobi lalu sekolah di SSB dan bisa bermain di club besar atau kecil, mereka akan mendapatkan gaji.

Nah, kalau sampai tua menekuni hobi itu, secara tidak langsung hobinya dapat menjadi aset masa depan orang itu. Ketika aset (life skill) dimanfaatkan dengan baik, maka akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang yang memiliki dan menekuni hobi itu sendiri. Bagaimana, kamu sudah siap mengembangkan hobimu?

Oleh: Gafur Abdullah.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan