Inilah 7 Hal yang Tidak Boleh Kamu Lakukan di Medsos

Zaman now, bersosial tidak hanya dapat dilakukan dengan tatap muka. Bersosial juga dapat dilakukan dengan media komunikasi yang sering disebut media sosial (medsos). Medsos berupa facebook, twitter, whatsapp, BBM, hingga yang paling konvensional yakni SMS dan telepon tentu memberikan kemudahan sekaligus menimbulkan masalah.

Tentu tergantung penggunaan terhadap medsos yang ada. Sayangnya tidak semua orang mampu bersikap bijaksana dalam menggunakan medsos. Namun agar kamu mampu bersikap bijak dalam bersosial media, kamu harus hindari 7 hal berikut ketika bersosial media ya:

Curhat masalah pribadi, rumah tangga dan keluarga

Kamu mungkin memiliki banyak teman. Sayangnya tidak semua orang di media sosial peduli dengan masalah di kehidupanmu. Beberapa orang yang kamu kenal bahkan mungkin tidak suka terhadapmu. Jadi sebaiknya hindari curhat masalah pribadi, keluarga, apalagi kehidupan rumah tanggamu. Sebab mereka yang tidak suka hanya akan menertawakan masalahmu. Bukan malah bersimpati. Curhatlah hanya kepada orang yang tepat.

Nyinyir terhadap kehidupan orang atau kelompok lain

Manusia diciptakan berbeda. Kehidupan masing-masing orang pun beragam. Termasuk juga dalam hal ideologi atau pemikiran. Sebab keberagaman merupakan fitrah, tidak perlulah kamu nyinyir terhadap kehidupan orang atau kelompok lain. Yang dimaksud nyinyir ialah mengomentari kehidupan orang atau kelompok lain yang tidak sesuai dengan pemikirannya.

Boleh saja berbeda pendapat. Tapi tidak perlu menyebar kebencian kepada orang atau kelompok lain. Cukup tunjukkan sisi positif dari kehidupan kita dan apa yang kita yakini kebenarannya. Apalagi nyinyir hanya bertujuan ingin terkenal. Itu tindakan di medsos yang sama sekali tidak etis. Menggunakan popularitas orang atau kelompok lain untuk ikut terkenal.

Memposting kiriman menyinggung SARA

Perbedaan suku, agama dan ras merupakan fitrah yang tidak bisa kita hindari. Oleh karena itu, dalam etika jurnalistik, menyinggung satu suku, agama, atau ras lain merupakan tindakan melanggar HAM. Iya kalau SARA yang kamu singgung tidak naik pitam dan angkat bicara. Kalau yang terjadi demikian, maka hanya akan menimbulkan konflik sosial yang panjang.

Cukuplah kamu bangga dengan kesukuan, agama serta ras yang kamu sandang. Tidak perlu menyinggung, apalagi menghina suku, agama dan ras yang lain.

Memposting konten kekerasan dan pornografi

Ingatlah bahwa media sosial tidak hanya dihuni oleh orang dewasa. Ada banyak sekali anak-anak yang sudah pandai bermain-main di sana. Nah, sebagai generasi cerdas nan bijak, kita juga turut bertanggung jawab menjaga mereka para anak-anak dari konten yang tidak mendidik. Bahkan cenderung membawa dampak negatif. Contohnya ialah konten kekerasan dan pornografi.

Menghubungi mantan yang sudah menjadi pasangan orang lain dengan alasan kangen

Ini adalah salah satu tindakan yang tak kalah buruk, baik dilakukan di medos maupun di dunia nyata. Masa lalu memang sering kali membuat orang lupa bahwa ia harus bahagia di masa kini. Bila saat melihat akun mantan, kamu terbesit untuk menyapa untuk mengobati rasa kangen, sebaiknya segera matikan gadgetmu. Karena bila ia sudah menikah, kamu hanya akan menjadi pengganggu, bahkan perusak kehidupan rumah tangga orang lain.

Menjadi pengganggu kenyamanan orang lain dalam bersosial media

Setiap orang berhak memiliki ketenangan, termasuk dalam beraktivitas di media sosial. Jangan sampai dah kamu mengganggu kenyamanan orang lain. Misalnya mengirim pesan-pesan tidak penting kepada orang yang belum kamu kenal di dunia nyata. Melakukan tag dengan tujuan promosi bisnismu. Memasukkan teman-temanmu ke grup-grup yang tidak terlalu penting, tanpa diminta. Kenyamanan orang lain memang sangat subjektif. Oleh karena itu, kamu harus sebisa mungkin menjaga kenyamanan orang lain dengan tidak melakukan tindakan yang sekiranya mengganggu.

Menyebar berita yang tidak jelas kebenarannya (hoax)

Di zaman now, berita yang tidak jelas kebenarannya menjadi semacam komoditas baru. Kita sering menyebutnya dengan hoax. Hoax sengaja diproduksi dan diolah untuk kepentingan bisnis dan kepentingan politik. Berita hoax yang tidak boleh kamu bagikan ialah berita sensasional yang cenderung negatif. Seperti memutarbalikkan fakta, memfitnah atau menyudutkan pihak lain, sampai ketidakmampuan memahami sebuah berita (salah tafsir). Jangan sampai kita memproduksi hoax dan menyebarluaskannya. Itu menyesatkan.

Nah, medsos itu memang memungkinkan kamu terhubung dengan hampir semua orang di dunia. Namun tidak semua yang kamu lakukan di media sosial itu dibenarkan. Oleh karena itu, tujuh hal di atas jangan sampai kamu langgar, ya?

Oleh: Gafur Abdullah.

Tinggalkan Balasan