Rezeki merupakan rahasia Allah Swt.

Kita bisa meniru orang lain tentang cara dan tempat mengais rezeki. Tetapi tetap Allah Swt yang membaginya. Sehingga muncul istilah bahwa pekerjaan bisa ditiru, tetapi rezeki tidak bisa ditiru.

Kita bisa berbisnis seperti bisninya teman. Tetapi belum tentu suksesnya sama persis seperti teman kita itu. Bisa saja gagal, bisa pula lebih sukses daripada teman kita tersebut. Karena semua Allah Swt yang mengatur.

Tentu didukung oleh faktor-faktor yang dapat menghantarkan kita pada kesuksesan dalam mencari rezeki. Sebab Rezeki milik Allah, maka kita harus mendekati pemiliknya dulu. Itulah yang utama.

Dalam buku Amalan-amalan Sakti Pembuka Pintu Rezeki, Ramadhan Malawi memaparkan beberapa rahasia agar rezeki kita melimpah dan penuh berkah. Secara khusus, penulis merangkumnya menjadi 8rahasia agar rezeki melimpah berkah khusus untuk pembaca:

Ikhtiar dan Berdoa

Hidup itu harus seimbang antara hubungan vertikal dan horizontal. Termasuk dalam hal menjemput rezeki yang berkah nan melimpah.

Pada hubungan horizontal, kita harus berusaha sekuat, semaksimal dan secerdas mungkin dalam menjemput rezeki. Bersama orang lain, kita harus berikhtiar sebagaimana yang telah Allah anjurkan dan Rasul-Nya teladankan.

Sedangkan pada hubungan vertikal, kita harus meminta rezeki itu kepada sang pemilik rezeki, yakni Allah Swt. Mintalah kepada Allah saja dengan sungguh-sungguh dan istiqomah, terutama ketika sedang sujud.

Jalankan Ibadah Wajib dan Lengkapi dengan yang Sunnah

Ibadah merupakan penghubung kita secara langsung kepada Allah. Tanpa perantara apa pun. Dalam meminta rezeki, kita penuhi dulu kewajiban kita.

Ketika kewajiban sudah terpenuhi, maka Allah yang menjamin rezeki kita. Apalagi bila ibadah wajib dilengkapi dengan ibadah sunnah. Shalat lima waktu tepat waktu, lengkapi dengan shalat sunnah rawatib, shalat hajat, shalat dhuha, shalat tahajjud dan shalat sunnah lainnya.

Tunaikan zakat, hiasi dengan infaq, menyantuni anak yatim dan sedekah. Puasa wajib di bulan Ramadhan, kemudian genapi dengan puasa sunnah di hari-hari lain.

Bila kita sudah menjalankan tugas sebagai hamba, jangan ragu bahwa Allah pasti menunaikan janji-Nya.

Membuka Pintu Rezeki dengan Bersyukur

Rahasia agar rezeki kita melimpah ialah bersyukur. Hal ini sebagaimana janji Allah Swt. Siapa bersyukur, nikmatnya akan ditambah. Sebaliknya bila kufur, seluruh nikmat dalam hidupnya akan dicabut.

Sebagaimana ibadah yang lain, bersyukur itu tidak hanya dengan lisan. Bersyukur harus pula dengan hati dan perbuatan. Bersyukur dengan hati bisa kita lakukan dengan senantiasa merasa cukup atas pemberian dari Allah Swt.

Sedangkan bersyukur dengan tindakan, semisal menggunakan rezeki yang kita peroleh pada sesuatu yang bermanfaat dan diridhai Allah Swt.

Mentadaburi Ummul Qur’an

Al-Qur’an merupakan firman Allah yang kaya akan hikmah. Tidak terkecuali surat Al-Fatihah sebagai ummul qur’an.

Surah yang hanya terdiri ayat ini mewakili seluruh isi Al-Qur’an. Mulai dari sifat-sifat Allah, kekuasaan-Nya, doa, keimanan kepada yang ghaib, serta bagaimana seharusnya kita menjalani kehidupan di dunia bersama orang lain.

Mengamalkan surat Al-Fatihah di setiap kali selesai shalat akan menjadi salah satu pembuka kemudahan Allah mengabulkan doa kita.

Hal ini sebagaimana hadis Rasulullah Saw yang diriwayatkan oleh Ahmad, yang artinya: Dari sahabat Ibnu Jabir ra, Rasulullah Saw bersabda.

“Wahai Abdullah bin Jabir, maukah ku kabarkan kepadamu tentang sebaik-baik surah di dalam Al-Qur’an? Bacalah surat alhamdulillahi rabbil ‘alamin sampai engkau menyelesaikannya.”  (HR. Ahmad)

Membiasakan Membaca Surah Al-Waqi’ah

Dari Anas bin Malik ra, bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Surat Al-Waqiah adalah surat kekayaan maka bacalah dan ajarkanlah ia kepada anak-anakmu.” (HR. Ad-Dailamy)

Dalam hadis yang lain, dari Abdullah Ibn Mas’ud ra, Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah, ia tidak akan tertimpa oleh kefakiran selamanya.” (HR. Imam Baihaqi).

Terlepas dari sanad hadis di atas, hadis tersebut bisa kita jadikan dasar untuk mengamalkan surah Al-Waqiah sebagai amalam pembuka pintu rezeki.

Silaturahmi dan Berbuat Baik kepada Kedua Orangtua

Birrul walidain merupakan salah satu amalan yang memperlancar rezeki kita. Sebab berbuat baik kepada kedua orangtua merupakan salah satu amalan wajib bagi kita.

Dengan berbuat baik kepada orangtua, kita telah menunjukkan bagaimana caranya kita berterimakasih kepada Allah dan kedua orangtua kita. Karena Allah, tersebab jerih payah orangtua, kita lahir dan hidup di dunia.

Dan berbuat baik kepada orangtua merupakan silaturahmi yang paling utama. Ketika kita sudah menyenangkan kedua orangtua, mereka akan senantiasa mengharap kebaikan untuk kita.

Tentang silaturahmi, sejak dulu, ia sudah menjadi amalan yang dapat membuka pintu rezeki. Karena rezeki kita datang melalui tangan orang lain. Seyogyanya kita semakin memperluas pergaulan untuk memperluas pintu rezeki.

Memperbanyak Istighfar dan Tasbih

Istighfar merupakan sarana paling mudah untuk menyesali segala dosa-dosa kita. Sedangkan tasbih merupakan cara kita mengagungkan Allah dengan mensucikan-Nya.

Bila keduanya digabungkan, maka Allah juga semakin mengingat kita sebagai hamba-Nya. Kita tahu bahwa dosa merupakan penghalang rezeki. Maka obatnya adalah istighfar.

Kita tahu bahwa Allah pemilik rezeki. Maka kita harus mendekati sang pemilik, yang salah satu caranya bisa ditempuh dengan banyak membaca tasbih.

Tawakkal

Selanjutnya bila semua amalan di atas sudah dilakukan dengan ikhlas, hal utama yang tak boleh ketinggalan ialah tawakkal.

Menyerahkan semuanya kepada Allah. Bukan kepada usaha kita. Bukan pula kepada amalan kita. Sebab diri maupun amalan kita, tidak memiliki kekuatan apa pun. Yang memiliki kekuatan ialah Allah Swt.

Itulah rahasia yang mesti kita amalkan bila ingin rezeki kita melimpah. Ikhtiar atau usaha sekuat mungkin. Imbangi dengan doa, ibadah dan amalan lainnya. Selanjutnya pasrahkan semua kepada Allah Swt.

Oleh: Gafur Abdullah.

Referensi: Ramadlan Malawi, Amalan-Amalan Sakti Pembuka Pintu Rezeki, Araska Publisher, 2015.

Facebook Comments
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: