Ilustrasi dari vebma

Inilah Alasan Kenapa Kamu Nggak Perlu Terima Ajakan Balikan dari Mantan!

Semua tentang mantan, memang tidak mudah untuk dilupakan. Ada hal-hal manis yang sulit kita ulang. Ada banyak kebiasaan yang tidak akan bisa kita lakukan dengan orang lain, rasanya akan tetap berbeda jika bukan dengan dia. Begitu, kan?

Mantan. Dia yang sampai kapan pun tidak akan habis dibicarakan, dari mulai cerita manis sampai pahit yang paling pahit. Tapi kan, udah putus ya? Eh, tapi kalau tiba-tiba dia minta balikan, gimana? Apa pantas menjalin hubungan dengan orang yang sama? Rengungkan dulu deh beberapa hal ini:

Kalau dia mutusin kamu duluan tanpa alasan yang jelas, berarti dia cuma plin-plan

Esok dhele, sore tempe. Begitu kata pepatah Jawa yang artinya mencla-mencle atau plin-plan dalam bahasa Indonesia. Udah deh, kalau dulu mantan minta putus dengan alasan tidak jelas lalu tiba-tiba minta balikan, cari aja penggantinya. Sikap semacam itu menunjukkan kalau dia tidak tegas dan gegabah dalam mengambil keputusan.

Mudah sekali bilang putus, padahal kamu sudah mati-matian berusaha menjaga hubungan agar langgeng. Sebaiknya, cari sosok lain yang lebih tegas dan bisa jadi pemimpin. Semandiri apa pun perempuan, tetap saja punya naluri ingin dipimpin. Betul, kan?

Meskipun masih ada perasaan, yakinkah kalau kamu sudah menghapus kecewamu?

Menerima hadirnya mantan kembali ke hatimu, artinya kamu harus siap melupakan kesalahan dan keburukannya di masa silam. Karena kalau kamu masih mengingatnya, percuma saja. Hal ini justru akan menjadi duri dalam daging. Mengganjal jalannya hubunganmu dengan si mantan.

Buat apa kamu terima dia kembali, kalau ujungnya kamu ungkit-ungkit kesalahannya lagi? Yah, sama aja dengan kamu baca buku di halaman yang itu-itu saja. Bosan, nggak berkembang pula. Untuk apa sih, hubungan yang cuma jalan di tempat? Itu pacaran apa baris-berbaris?

Dia mau berubah, kok.

Ini nih, hal yang paling perlu diwaspadai perempuan. Kalau jurus ini-itu udah nggak mempan, nih. Keluarlah jurus seribu janji, termasuk, “Aku janji bakal berubah, asal kamu mau balikan sama aku.” Duh, tunggu dulu deh, Sis. Jangan gampang percaya sama janji.

Kamu juga perlu bukti. Coba tanya sama teman-teman terdekat, adakah keburukan yang sudah berkurang darinya? Kalau cuma berjanji saja, itu mudah. Lagipula, kalau dia memang tulus dari hati ingin berubah jadi sosok yang lebih baik, harusnya tidak perlu syarat “asal kamu mau balikan,” dong. Dia menjadi baik, karena dia sadar bahwa dia memang harus menjadi orang baik.

Hapus anggapan bahwa kamu tidak akan menemukan orang yang lebih baik dari dia

Seringkali, keputusan balikan sama mantan dipilih karena kita meyakini bahwa tidak ada sosok yang lebih baik dari dia. Kamu anggap bahwa selain punya karakter yang baik, dia juga yang bisa menerima kamu dengan baik. Tapi, sudut pandang begitu yang sebetulnya bikin kamu susah move on. Susah juga untuk menolak ajakan balikan.

Sekarang, sebaiknya putar balik cara pandangmu, bukan kamu yang harus mencari yang baik. Harusnya, kamu dulu yang jadi versi terbaik dari dirimu. Maka, kamu pantas ditemukan oleh orang baik. Kamu itu bisa jadi sebaik-baik perhiasan dunia lho, Sis.

Terus kalau baper gimana, dong?

Namanya mantan, mau dilupakan juga tetap ada sisa-sisa kenangan. Kalau dipancing lagi, perasaan itu akan mudah tumbuh dan bersemi kembali. Itu sebabnya, tidak sedikit orang yang menghindari berhubungan baik dengan mantan, khawatir CLBK, Sis. Itu loh, Cinta Lama Belum Kelar. Maka memang sebaiknya kalau sudah selesai, ya selesai aja lah!

Berhenti berurusan dengan mantan atau hatimu akan terus menyimpan sisa perasaan. Kalau sudah diputuskan untuk tidak balikan, hapus saja semua foto dan minimalkan kontakmu dengan dia. Blokir dia? Ya, nggak segitunya juga, sih. Yang penting hindari menghubunginya karena alasan tidak penting.

Cari teman-teman baru agar harimu semakin seru!

Biasanya, kamu sulit melupakan mantan hanya karena belum menemukan pengganti. Bisa gitu, ya? Padahal kalau dipikir-pikir, jumlah manusia di dunia, eh, di negara ini saja sudah jutaan jiwa. Apa iya, sih, kamu cuma terpaku sama satu orang yang bahkan pernah bikin hati kamu berantakan?

Dari pada susah cari pengganti, sibukkan saja dirimu untuk kegiatan positif, temukan komunitas baru dan ruang baru untuk mengembangkan bakat dan hobimu. Selain bertemu teman baru, bisa juga kamu mengembangkan dirimu loh. Lupa deh kalo mantan ajak balikan, tahu-tahu ada teman baru yang ajak ke pelaminan. Cieee …

Kalau memang mau balikan, pastikan satu hal ini saja!

Seperti kata Ayah Pidi Baiq, “Tujuan pacaran hanya untuk putus. Bisa karena berpisah, bisa karena menikah.” Nah kalau tidak ada niat untuk menikah, sebenarnya untuk apa hubunganmu dijalani? Untuk putus lagi? Jangan. Berat, hatimu nggak akan kuat. Biar mereka saja yang memang mau main-main dengan hubungan, kamu jangan. Kalau sudah tahu bahwa putus cinta itu menyakitkan, maka pilihlah komitmen yang jauh lebih kuat. Pilihlah menikah dan bukan berpisah (lagi).

Nah, sekarang pilihan tetap ada di tangan kamu. Mau balikan atau nggak, pastinya kamu harus punya pertimbangan yang matang. Kamu mungkin kehilangan mantan, tapi itu jauh lebih baik dari pada kamu kehilangan banyak kesempatan. Kesempatan untuk menjadi diri kamu dan menjalani hubungan membahagiakan. Kalau mantan tetap maksa balikan, ya sudah kasih saja undangan. Sadis nggak tuh? []

Oleh: Hapsari TM

1 thought on “Inilah Alasan Kenapa Kamu Nggak Perlu Terima Ajakan Balikan dari Mantan!”

Tinggalkan Balasan