Ilustrasi Hipwee

Inilah Cara Agar Skripsi Selesai Satu Semester Saja!

Setelah kamu mengambil semua mata kuliah dan ditambah sudah menyelesaikan kewajiban untuk KKN (kuliah kerja nyata), kini saatnya tugas yang terakhir yaitu membuat skripsi.

Sekarang, tiba waktunya untuk mengujji kemampuan kamu memahami berbagai materi lewat sebuah penelitian. Sebagai mahasiswa, kamu juga diharuskan riset untuk persyaratan kelulusan.

Tidak jarang banyak mahasiswa yang mengaku, momen tersebut adalah saat yang paling berat selama mengemban setatus sebagai mahasiswa. Banyak juga yang mengaku gagal dalam mendapatkan gelar sarjana karena tidak bisa menyelesaikan tugas skripsinya.

Tapi sebenarnya nih, skripsi itu tidak begitu sulit kok. Asalkan tahu tips dan triknya, skripsi bisa selesai secepatnya sesuai yang kamu inginkan. Terus bagaimana caranya?

Pilih tema penelitian yang kamu pahami dan kamu sukai

Ketahui kapasitas diri. Pilih tema penelitian di bidang yang menarik minat kamu. Jadi, bila ada masalah dan tantangan saat mengerjakannya, alih-alih merasa stres, kamu malah merasa tertantang.

Tapi, pastikan juga bahwa kamu memahami apa yang akan diteliti mulai dari teori-teori dan metode-metodenya. Jangan pingin dipandang keren karena mengerjakan yang sulit, padahal diri kamu sendiri tidak mampu untuk mengerjakannya.

Cari teman seperjuangan

Seringkali yang dirasakan oleh mahasiswa ketika skripsian yaitu kehilangan teman seperjuangan. Teman seangkatan sudah pada menghilang, ada yang membuat skripsi di kampung halaman, ada juga yang keasyikan ngerjain kerja sambilan, sudah pada mencari kesibukan sendiri-sendiri. Bahkan ada yang memutuskan untuk menyerah dan berhenti kuliah. Atau bahkan ada teman yang memutuskan untuk menikah?

Nah, untuk memotivasi diri kamu, sering-seringlah kumpul dan sekripsian bareng sama kelompok teman yang punya ‘nasib’ mirip dengan kamu, alias  punya timeline skripsian dan mengejar jadwal sidang yang sama. Biar kamu tidak malas untuk mengerjakannya.

Kurangi kegiatan lain, istirahat yang cukup

Jika mengejar kelulusan, pastikan skripsian kamu menjadi prioritas utama. Kurangi dulu magang-magang atau kerja separuh waktu sebelum skripsian kamu kelar. Hal semacam ini selain untuk fokus skripsian, juga badan dan pikiran kamu mempunyai waktu untuk istirahat yang cukup.

Kalau keseringan begadang, tidur subuh bangun pagi untuk mengejar dosen, yang ada malah pikiran kamu lebih susah untuk konsentrasi mengerjakan skripsian. Kurang tidur juga akan mengurangi mood kamu untuk mengerjakan skripsi dan malah akan membuat kamu stres.

Kerjakan skripsi di tempat yang kondusif, yang membuat nyaman

Untuk mendukung pekerjaan skripsi, carilah tempat-tempat yang bisa membuat kamu nyaman dan semangat untuk mengerjakannya. Jika kamu suka jalan-jalan, bawalah tugas skripsi kamu ke tempat yang menurut kamu enak dan nyaman untuk mengerjakannya. Entah di pantai, di bukit atau di mana pun yang sekiranya bisa menaikan level mood kamu, maka datangi tempat itu dan kerjakan di sana.

Dekati dosen pembimbing

Mungkin sudah banyak yang tahu kalau penentu skripsi kamu adalah dosen pembimbing. Maka, jika ingin skripsi kamu melaju dengan cepat, jangan pernah membuat masalah dengan dosen pembimbing. Dekati dosen pembimbing kamu, ambil hatinya, agar dia cepat merespon skripsi kamu.

Tapi dekatinya jangan ketika skripsian saja, kalau hanya waktu skripsian saja mah dosennya paham apa maksud kamu. Jadi dari awal kuliah pun kamu udah dekat dengan calon dosen pembimbingnya. Seperti, sudah sering ngobrol, diskusi tugas, dan lain-lain.

Manfaatkan waktu luang secara maksimal

Mengerjakan skripsian itu bisa di mana saja. Misal, ketika kamu sedang mengantar saudara ke rumah sakit untuk menjenguk teman atau tetangga yang sedang sakit, dari pada kamu menunggu tapi tidak melakukan apa-apa, kan lebih baik kamu mengerjakan skripsi sambil menunggu.

Jadi, gunakan waktu luang kamu semaksimal mungkin untuk menyelesaikan skripsi yang kamu buat. Ketika main ke teman, bawa laptop kamu, sambil main kamu juga bisa mengerjakan skripsinya. Jadi pada saat tiba waktunya harus sidang, skripsi pun sudah siap.

Jangan sedih jika skripsi direvisi

Kuatkan mental kamu, semua pasti akan mendapatkan jatah direvisi pada waktunya. Jangan anggap revisi sebagai suatu hal yang menandakan bahwa kamu tidak mampu. Hampir semua mahasiswa yang mengerjakan skripsi pasti akan mendapat revisi kok. Malahan, revisi-revisi ini yang menyelamatkan kamu saat sidang nanti.

Bikin deadline sendiri

Pertama, pasang target waktu wisuda yang kamu inginkan. Setelah itu jadwalkan dengan pasti setiap bimbingan revisi dan yang lainnya. Nah, pastikan bahwa kamu harus benar-benar konsisten dengan target yang kamu buat. Jangan malas-malasan. Tidak mau kan jadi mahasiswa abadi dan kesusul sama junior-junior kamu?

Perbanyak berdoa

Ingat, skripsi bisa selesai bukan hanya usaha dari kamu tapi juga ada ridho dari Allah Swt. Nah, jika kamu ingin cepat-cepat selesai skripsian, semua sudah kelar, bab 1-3 udah, bab 4-6 sudah dan lainnya, tapi jika Allah Swt tidak meridhoi, maka skripsi kamu tidak akan bisa selesai pada waktu yang kamu inginkan.

Bahkan, malah skripsi kamu tidak di-ACC sama dosbing kamu. Perbanyak mendekatkan diri kepada Allah Swt juga akan membukakan jalan dan memperlancar jalannya skripsian kamu.

Minta doa orangtua

Buat sebagian orang, berdoa sendiri dan meminta doa orangtua itu dua hal yang mungkin sudah menjadi satu dan tidak bisa dipisahkan. Padahal banyak juga mahasiswa/i yang melupakan kedua hal sepenting ini. Karena terlalu fokus berjuang mati-matian, faktor x yang sangat berperan penting dalam kelancaran skripsi kamu jadi terlupakan.

Semangat buat para pejuang skripsi. Jika sudah baca artikel ini, maka tidak ada alasan lagi skripsi itu susah dan berat, yang berat itu melawan rasa malas pada diri kamu sendiri lho. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu semua, amiinn. Yuk share tulisan ini dan tandai teman-teman seperjuangan kamu ya!

Oleh: Tim Trenlis, diolah dari berbagai sumber.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan