Inilah Manfaatnya Kalau Kamu Rajin Baca Al-Qur’an

Bagi muslim sejati, Al-Qur’an bukan sekadar kitab suci sebagaimana yang dinyanyikan dalam soundtrack film Sun Go Kong. Lebih dari itu, Al-Qur’an merupakan firman Allah swt. Isi Al-Qur’an dapat menjadi sumber pembelajaran dan pedoman hidup bagi kehidupan umat Muslim. Pun saat kamu membaca Al-Qur’an bisa memberikan banyak sekali manfaat, apa saja?

Terhindar dari stres dan mendapat ketenangan

Selama masih hidup di dunia, tidak ada satu pun orang yang lepas dari masalah. Sebagian besar masalah hidup menyebabkan kita mudah sekali terserang stres. Hidup menjadi gelisah, kebingungan serta tidak tenang. Pikiran menjadi fokus pada permasalahan yang terjadi. Sehingga lupa bahwa ada banyak hal yang jauh lebih pantas kita syukuri. Masalah juga tidak sepenuhnya hengkang dari kehidupan kita para remaja.

Ada banyak hal yang membuat kita bingung, galau hingga stres. Semua itu wajar. Hidup penuh masalah itu biasa. Yang tidak biasa ialah, bila kita terjatuh terlalu dalam hanya karena masalah sepele. Nah, kalau kita rajin baca Al-Qur’an, dijamin deh akan terhindar dari stres. Dengan rajin membaca Al-Qur’an, masalah memang tidak akan selesai begitu saja. Tapi setidaknya pikiran menjadi lebih tenang serta tidak stres lagi. Semakin banyak dan istiqomah kita membaca Al-Qur’an, pikiran akan semakin tenang.

Membuat pikiran dapat berpikir jernih

Ketika kita sudah lebih tenang sebab istiqomah membaca Al-Qur’an, pikiran pun menjadi lebih jernih. Pikiran yang jernih akan mendatangkan kebaikan luar biasa. Salah satunya ialah mudah sekali berpikir menemukan solusi atas setiap permasalahan.

Otak kita bila ibarat komputer, sesungguhnya memiliki memori dan prosesor yg tidak terbatas. Bahkan bila dibiarkan, otak bisa bekerja selama 24 jam penuh tanpa beristirahat sedikit pun. Namun beragam permasalahan, kebingungan dan rasa stres menjadi virus yang memperlambat kinerja otak.

Ketika otak terserang virus, maka yang dibutuhkan adalah antivirus. Salah satu antivirus otak ialah membaca Al-Qur’an. Semakin rajin kita membaca Al-Qur’an, ibaratnya kita semakin sering melakukan scan terhadap otak. Kinerjanya pun semakin optimal.

Menjadikan otak lebih kreatif

Otak merupakan perangkat komputer tercanggih di dunia. Bila komputer hanya mampu menciptakan atau memproses program sesuai perintah penggunanya, otak mampu melakukan lebih dari itu. Otak memiliki kemampuan yang disebut dengan kreativitas; kemampuan menciptakan sesuatu yg berbeda, unik dan baru.

Meningkatkan kreativitas otak salah satunya bisa ditempuh dengan rajin membaca Al-Qur’an. Sebab sebagaimana telah dijelaskan pada poin sebelumnya, bahwa Al-Qur’an dapat berfungsi sebagai antivirus bagi otak. Sering dan istiqomah membaca Al-Qur’an dapat meningkatkan kemampuan otak. Salah satunya ialah meningkatkan kreativitas.

Sebagai anak muda, kita tentu dituntut untuk menjadi pribadi yang kreatif di dalam menjawab tantangan zaman. Bila tidak, kita akan tergilas atau tertinggal. Sehingga kreativitas amat diperlukan terutama bagi kaum muda seperti kita. Nah, untuk meningkatkan kreativitas otak, ayo rajin membaca Al-Qur’an.

Mempertajam ingatan dan menunda kepikunan

Pikun di usia muda? Udah nggak zaman. Masih muda tapi sudah pelupa. Padahal dulu sewaktu masih kecil, diminta menghafal bukan merupakan perkara yang sulut. Mudah lupa merupakan tandanya daya ingat atau memori otak kita lemah. Meletakan barang penting seperti hand phone saja lupa. Bahkan yang paling parah, pembicaraan yang dilontarkan beberapa detik yang lalu sudah lupa di detik berikutnya. Ini sudah merupakan gejala pelupa akut.

Orang yang mengalami hal ini biasanya orang yang memilki begitu banyak tanggung jawab dan masalah hidup. Namun sebanyak apapun tanggung jawab kita, jangan sampai menjadi pelupa. Nah, rajin membaca Al-Qur’an dengan dinyaringkan pada waktu pagi dan sore, akan mampu mempertajam daya ingat. Di kedua waktu tersebut, otak sedang fresh. Sehingga sangat baik biak digunakan untuk melatih daya ingat.

Membaca Al-Qur’an secara nyaring dapat menjadi sarana latihan yang efektif. Karena pada saat membaca Al-Qur’an, kita membaca sekaligus mendengarkan. Artinya kita memberikan, menerima sekaligus memproses informasi. Ketika mendengar bacaan Al-Qur’an, otak akan berkonsentrasi takut bila ada bacaan yang salah. Ketika ada kesalahan yang disadari, otak akan langsung memproses dan memperbaiki bacaan tersebut. Itulah latihan sederhana untuk meningkatkan daya ingat melalui bacaan Al-Qur’an.

Menjadi obat hati dan fisik

Sudah sejak lama kita ketahui bahwa membaca Al-Qur’an dapat menjadi terapi obat bagi penyakit hati dan penyakit fisik. Penyakit hati seperti iri, dengki, hasut, riya’, sombong dan lain sebagainya dapat dihancurkan dengan cara rajin membaca Al-Qur’an. Tentu bacaan yang disertai rasa ikhlas semata mengharap ridha Allah. Kalau niatnya sudah tidak benar, hanya akan menambah penyakit hati yang lain. Penyakit yang ada justru semakin parah.

Selain obat penyakit hati, membaca Al-Qur’an juga dapat menjadi obat bagi penyakit fisik. Rasulullah saw dan ulama terdahulu juga sudah mempraktekkan pengobatan melalui bacaan Al-Qur’an.

Sebagai sarana berdzikir

Dzikir atau mengingat Allah merupakan sesuatu yang amat kita butuhkan. Baik secara fisik maupun psikis. Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang. Hati yang awalnya galau, mendadak menjadi lebih optimis dan termotivasi. Cara paling sederhana mengingat Allah ialah dengan menyebut nama-Nya berkali-kali disertai perasaan berserah diri. Selain itu, membaca Al-Qur’an juga menjadi salah satu cara mengingat Allah swt.

Pengetahuan dan inspirasi utama

Al-Qur’an bukan hanya bacaan yang tidak bermakna. Al-Qur’an merupakan firman Allah yang di dalamnya berisi hukum syariat, kisah-kisah umat dan nabi terdahulu, informasi seputar masa depan, informasi ilmiah dan lain sebagainya.

Kalau kita membaca Al-Qur’an sekaligus mempelajari, pengetahuan kita akan bertambah. Mempelajari Al-Qur’an tentu tidak cukup dengan membaca ayat ya. Kita bisa membaca terjemahan dan tafsir Al-Qur’an bila ingin mendapatkan pengetahuan yang lebih mendalam lagi.

Upaya menjadi pribadi yang lebih baik

Kalau kita dapat mengambil pembelajaran untuk diri sendiri setelah membaca Al-Qur’an, tentu itu lebih baik. Toh memang itulah fungsi utama Al-Qur’an, sebagai pedoman hidup. Maksudnya, bukan lantas membaca ayat Al-Qur’an saja itu merupakan perkara yang sia-sia.  Membaca ayat-ayat Al-Qur’an tetap memberikan manfaat. Namun alangkah lebih baik bila disertai pemahaman yang baik pula. Dan pemahaman yang baik akan berguna bila dimanfaatkan sebaik mungkin, minimal dalam kehidupan pribadi sehari-hari.

Itulah beberapa manfaat yang dapat kita peroleh bila kita rajin membaca Al-Qur’an. Manfaat di atas langsung kita rasakan sewaktu masih ada di dunia. Nanti di akhirat beda lagi. Karena di akhirat kelak, Al-Qur’an akan menjadi penolong bagi orang-orang yang rajin membacanya, terlebih mencintai Al-Qur’an.

Oleh: Gafur Abdullah.

Tinggalkan Balasan