Jangan Dipikirkan Lagi, Biarkan Dia Pergi

Sakit hati sepertinya menjadi sebuah kalimat yang hampir pasti pernah dirasakan oleh setiap orang, termasuk kamu. Tidak memandang jenis kelamin maupun umur, siapa saja bisa merasakan sakit hati. Terlebih lagi bagi muda-mudi yang baru pertama kali merasakan namanya jatuh cinta.

Putus cinta menjadi penyebab sakit hati yang paling sering terjadi di zaman sekarang ini, keinginan menjalin hubungan, tapi tidak berjalan sesuai harapan terkadang membuat seseorang terpuruk hingga berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Apa kamu pernah mengalaminya?

Sakit hati sebenarnya wajar terjadi ketika kamu menerima kenyataan yang tidak sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Namun perlu kamu ingat, ada masa depan yang jauh lebih indah dari pada meratapi keterpurukan akibat sakit hati. Yakinlah bahwa Sang Pencipta memiliki rencana terbaik atas semua yang telah terjadi.

Bagi seseorang yang mampu mengendalikan rasa sakit hati tentu akan lebih mudah dalam mengatasinya, namun bagaimana bagi orang yang tidak mampu mengendalikannya? Tenang saja, semuanya pasti ada jalan keluarnya. Dan semoga artikel berjudul cara ampuh menghilangkan rasa sakit hati ini dapat menjadi jalan keluar bagi kamu yang susah keluar dari keterpurukan akibat sakit hati.

Introspeksi diri

Tidak jarang orang yang mengalami kekecewaan malah mencari kambing hitam untuk melampiaskan segala macam bentuk kekecewaannya tersebut. Padahal, kekecewaan yang terjadi haruslah menjadi bahan evaluasi bagi diri kita sendiri untuk introspeksi dan hal ini menjadi salah satu tolak ukur tingkat kedewasaan seseorang. Introspeksi diri dapat berupa mencari tahu, “Apa yang membuat kita kecewa?” atau “Apa yang harus kita lakukan untuk meredakan rasa kecewa tersebut?”

Semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta

Sebagai orang Islam tentu harus menyadari bahwa semua yang terjadi merupakan kehendak Allah dan hal itu yang paling baik untuk diri kita menurut Allah. Untuk itu, saat sakit hati melanda lebih baik untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah.

Ada banyak cara untuk mendekatkan diri kepada Allah, seperti melaksakan shalat wajib yang dilengkapi dengan sunahnya, menjalankan puasa sunah, memperbanyak berdzikir dan menyebut asma-Nya, bershalawat, membaca Al-Qur’an, dan berpuasa.

Selama proses mendekatkan diri kapada Sang Pencipta, usahakan sebisa mungkin untuk tidak mengingat si dia (orang yang telah menyakiti hati kamu). Yakinlah, apabila dia memang yang terbaik buat kamu, maka Allah akan mengembalikannya kepadamu. Namun, apabila dia bukanlah sosok yang tepat buat kamu, maka Allah akan menggantinya dengan yang jauh lebih sempurna.

Mengalihkan perhatian dengan hal yang jauh lebih penting

Banyak sekali orang merasakan kecewa akibat putus cinta yang tidak bisa mengendalikannya, sehingga melampiaskanya kepada suatu hal yang buruk seperti mengkonsumsi obat-obatan terlarang, meminum minuman keras bahkan perzinaan. Hal seperti merupakan bentuk pengalihan perhatian bagi kamu-kamu yang sangat lemah iman dan pengecut.

Orang yang masih memilik keimanan meskipun sedikit kepada Allah, pasti akan memilih untuk mengalihkan perhatian dengan hal-hal yang jauh lebih penting dan bermanfaat, misalnya menjadi relawan saat ada bencana, mengadakan kegiatan sosial, mengikuti pengajian, dan aktivitas sosial lainnya.

Menerima apa yang telah terjadi

Kita harus menyadari bahwa tidak selamanya apa yang kita anggap baik belum tentu baik dan begitu pula sebaliknya apa yang kita anggap buruk belum tentu buruk bagi kita. Apabila sudah menyadari hal tersebut, maka kamu harus bisa menarima apa yang telah terjadi. Hal ini merupakan obat sakit hati yang sangat ampuh. Dengan begitu kita akan sadar bahwa manusia itu makhluk yang lemah dan hanya Allah Yang Maha Kuasa.

Hentikan kebiasaan mendengarkan lagu sedih

Apabila kamu berniat untuk keluar dari rasa sakit hati, maka bisa dimulai dari kebiasaan atau sikap kamu. Sebagai contoh hentikan kebiasaan mendengarkan lagu-lagu yang mellow, karena hal tersebut hanya akan membuat kamu semakin merasa sedih dan mengingatkanmu kepadanya.

Lebih baik kamu mendengarkan murrottal Qur’an saja. Selain mampu menenangkan pikiran, mendengarkan murrottal juga akan menambah pahala loh. Terlebih lagi jika kamu ikut membacanya. Dijamin deh rasa sedih kamu karena sakit hati bisa hilang seketika.

Ikhlaslah dan bertawakal

Kita sebagai orang Islam harus sadar bahwa segala sesuatu yang diberikan oleh Allah baik berupa nikmat maupun cobaan pasti memiliki mudharat dan hikmahnya. Nah, apabila kita ikhlas dalam menjalaninya, maka insyaallah Allah akan menggantikan dia dengan sosok yang lebih baik dan tentunya halal untuk kita.

Ambil sisi positifnya

Berhusnudzon atau berpikiran positif merupakan kewajiban setiap muslim/ah untuk menanggapi setiap hal yang menimpanya. Apa pun yang saat ini menimpa pada diri kita percayalah akan ada hal yang lebih indah yang telah direncanakan oleh Allah swt, tugas kita hanya bersabar menunggunya dan terus berpikiran positif kepada-Nya.

Mungkin hanya itu ulasan singkat menganai cara menghilangkan rasa sakit hati yang berlebihan. Semoga informasi ini bisa membantu teman-teman dalam mengatasi segala macam bentuk sakit hati yang sedang dialami. Silakan share tulisan ini, siapa tahu bermanfaat buat temen-temen kamu.

Oleh: Tim Trenlis.co.

Tinggalkan Balasan