Jangan Terlalu Dipikirin ya, Jodohmu Sudah Ada Kok

Duh, yang lagi galau mikirin jodoh. Ini pasti kerjaan kamu yang secara usia sudah waktunya menikah, tapi calon saja belum punya. Persoalan jodoh memang sering kali membuat kaum jomblo dilanda badai kegalauan.

Jodoh memang merupakan rahasia Allah swt. Yang namanya rahasia, kalau belum tiba saatnya jelas wajar kalau bikin penasaran. Ada yang sekadar penasaran, terlintas begitu saja lalu menghilang. Ada yang mati-matian mengejar lawan jenis hanya karena ingin mengobati rasa penasaran soal jodoh. Tidak berhasil satu, pindah ke yang lain. Ada pula yang sebenarnya bersikap optimis soal jodoh. Bahwa jodoh pasti datang kalau waktunya sudah tiba. Tapi karena tuntutan lingkungan, terutama orang tua, menjadi galau dan bingung harus bagaimana.

Boleh saja memikirkan soal jodoh. Tapi bukan sikap yang bijaksana bila kamu risau soal jodoh, sampai lupa kalau jodoh itu sudah ada yang mengatur. Ingat, jodoh itu Allah yang mengatur. Minta saja kepada Allah. Bila menurut Allah waktunya sudah tepat, kamu pasti bertemu dengan dia. Agar kamu tidak selalu galau soal jodoh, lebih baik kamu lakukan dan tanamkan prinsip ini dalam dirimu:

Memikirkan soal jodoh memang perlu, tapi sekadarnya saja

Penulis tidak bermaksud untuk melarang kamu memikirkan soal jodoh. Bukan seperti itu. Silakan saja memikirkan soal jodoh. Karena itu memang perlu. Apalagi kamu dan pasanganmu kelak akan menentukan generasi di masa yang akan datang.

Jadi memikirkan seperti apa jodohmu kelak itu memang perlu. Tapi memikirkan bukan sekadar berangan-angan hingga membuat kamu galau bila tak kunjung bertemu. Yang harus kamu pikirkan adalah, bagaimana caranya agar kamu mendapat jodoh yang sesuai dengan harapan dan tuntunan Islam. Bagaimana caranya? Nikmati dulu membacanya.

Bukan soal siapa yang paling cepat, tapi siapa yang siap

Selain itu, jodoh juga bukan tentang siapa yang paling cepat. Tetapi siapa yang siap. Ukuran kesiapan itu berdasarkan standar yang Allah tetapkan. Bukan berdasarkan pernyataan kesiapan kita. Okelah, menurutmu kamu sudah siap menikah. Tapi ternyata kamu belum juga bertemu jodohmu. Itu artinya menurut Allah kamu belum siap.

So, siapkan diri dulu sematang mungkin. Belajar dan beribadahlah serajin mungkin. Rajin sedekah. Buatlah diri kamu siap di hadapan-Nya.

Jodoh itu tentang kesiapan mental dan waktu yang tepat

Nah, perihal kesiapan, tidak ada yang bisa menduga secara pasti. Hanya Allah Yang Maha Mengetahui. Mengapa kesiapan tidak bisa dinilai secara pasti dan hanya Allah yang tahu? Karena ini persoalan yang hanya bisa diduga; ini tentang mental dan waktu yang tepat. Kehidupan rumah tangga tidak seperti yang ada di dalam anganmu selama ini. Ia penuh tantangan dan kejutan.

Yakin kalau mentalmu sudah siap? Seyakin apa? Kalau ternyata menurut Allah kamu belum siap, dan justru akan menemui kehancuran setelah menikah, kamu bisa apa? Okelah mungkin mentalmu sudah siap. Bagaimana dengan waktunya? Apakah menurut Allah sudah tepat? Kalau ternyata belum, kamu hanya bisa meminta dalam doa. Tidak perlu galau.

Daripada galau, lebih baik sibuk mempersiapkan diri menyambutnya

Nah, daripada waktumu kamu habiskan untuk berkhayal, galau, mengharap seseorang yang tidak pasti, lebih baik lakukan hal yang lebih bermanfaat. Misalnya dengan mempersiapkan diri menyambut kehadirannya. Caranya bisa dengan semakin mempertebal keimanan, belajar banyak tentang kehidupan berumah tangga dan bekerja keras agar mapan secara finansial. Karena semua itu merupakan modal penting dalam mengawali kehidupan bersama jodohmu kelak.

Jodohmu sudah Allah siapkan sesuai dengan kualitas dirimu

Mengapa disarankan agar sibuk menyambutnya saja daripada memikirkan dia? Karena jodohmu adalah gambaran dirimu. Kalaupun watakmu dengan dia berbeda, kualitasnya pasti tidak beda jauh lah. Nah, semakin berkualitas dirimu, jodohmu pun akan semakin tinggi kualitasnya.

Sebaliknya, semakin tak karuan hidupmu, kualitas jodohmu pun sama berantakan. Kecuali nih ya, kamu memang ditakdirkan Allah swt menjadi orang yang lebih baik sehingga dipertemukan dengan orang yang begitu baik. Tapi yang seperti ini rasanya sulit sekali ditemukan.

Bila tiba waktunya, kamu dengan dia pasti bertemu

Jangan khawatir dan jangan galau. Kalau waktunya sudah tiba, kamu dan dia pasti bertemu. Tidak peduli dengan kondisi seperti apa, kamu pasti bertemu. Dan ketepatan waktu itu tidak pernah kamu bisa duga sebelumnya, begitu pun dengan orangnya.

Kembali lagi bahwa pada dasarnya jodoh itu rahasia Allah. Rahasia memang selalu penuh kejutan. Agar kamu tidak terkejut dan kaget hingga kena serangan jantung, makanya penulis sarankan untuk mempersiapkan diri. Jangan sampai saat dia sudah siap bersamamu, kamu masih mencintai orang lain. Atau saat dia datang melamarmu, jangan sampai kamu merasa masih belum siap. Makanya jangan terlalu sibuk berpikir dan berkhayal. Biar pas ketemu jodoh, waktunya kamu rasa sudah pas. Kamu juga sudah siap. Ya?

Nah, itu beberapa alasan mengapa kamu tidak perlu galau memikirkan dan berkhayal soal jodoh. Karena jodoh itu sudah ada yang menjamin. Sifatnya juga sangat rahasia. Jadi kamu nggak bakal tahu siapa jodohmu sampai waktunya tepat.

Oleh: Gafur Abdullah

Tinggalkan Balasan