Malu Menjomblo? Ini Lho Asyiknya Jadi Jomblo!

Entah karena apa, jomblo sudah terlanjur menjadi status yang sering menjadi bahan bulan-bulanan di negara kita ini. Padahal, tidak semua jomblo merasa sedih dengan status itu. Malah, banyak juga yang memilih untuk jomblo sampai halal.

Jomblo bisa leluasa menjalankan kehidupan sesuai dengan ajaran agama, menjaga diri untuk bertemu dengan yang terbaik sesuai yang dijanjikan Allah. Ada lagi lho, alasan kenapa jadi jomblo itu sebetulnya asyik. Nih, kamu wajib tahu:

Fokus kepada diri sendiri

Tidak ada orang lain yang perlu kamu perhatikan secara khusus, tidak perlu juga ada yang perlu diminta pertimbangan jika kamu ingin melakukan sesuatu. Kamu bisa puas menjalani hobimu tanpa ada yang melarang atau memaksamu memilih ‘aku atau pergi sama temen?’ Tidak ada juga yang melarang kamu ikut komunitas ini-itu dan lain sebagainya.

Tentu bukan soal egois. Tapi, di masa muda yang amat sempit ini, kamu bisa dengan sungguh-sungguh mempersiapkan banyak hal untuk mewujudkan goal pribadimu. Kamu bisa melihat dengan jelas apa yang ingin kamu raih.

Alangkah senangnya jika bisa menempatkan skala prioritas dengan tepat, masa depanmu sungguh berada dalam genggaman. Hingga yang mendekat kepadamu nanti, bukanlah sosok yang sembarangan.

Membangun relasi lebih luas

Karena kamu sendiri, kamu bisa memperluas pergaulanmu. Kamu bisa mengikuti banyak forum diskusi dan komunitas tanpa dicurigai atau dibatasi saat berteman dengan siapa pun. Ini keuntungan yang bisa kamu manfaatkan sekarang atau bahkan nanti ketika kamu telah bekerja atau membangun bisnis.

Relasi adalah salah satu faktor penting dalam bekerja dan berbisnis. Meskipun kamu masih muda, tidak ada salahnya membangun relasi, karena semakin banyak waktu yang kamu habiskan untuk membangun relasi, semakin kuat juga relasi yang terjalin. Bahkan, lama atau tidaknya kamu dekat dengan seseorang atau sekelompok orang, pasti akan berpengaruh terhadap cara pandang dan kehidupanmu.

Kalau kamu pacaran, tidak jarang kamu malah hanya ingin berduaan saja. Duh, hilang kesempatan untuk memperluas pergaulanmu dan duniamu justru makin sempit!

Membebaskan diri dari kemungkinan bermusuhan

Biasanya nih, anak muda masih sangat labil dan mudah sekali emosi. Putus dengan kekasih adalah hal biasa dan tidak jarang membuat kita bermusuhan, bahkan kadang bukan hanya bermusuhan dengan mantan tapi juga temannya mantan karena keberpihakan si teman.

Nggak enaknya lagi, ketika ternyata kita dan mantan masih satu kelas atau kemudian kuliah di tempat yang sama. Serba nggak nyaman, menghindar takut butuh kalau ketemu terus kok ya, sakit hati. Akhirnya kita serba gengsi mau ngapa-ngapain, takut mantan lihat dan menjelekkan atau sebaliknya.

Beruntung sih, jika kemudian kita dan mantan berjauhan. Tapi tetap saja, pascaputus biasanya kita trauma atau menjadi punya pandangan yang salah karena menganggap semua laki-laki atau perempuan itu sama saja. Beruntunglah, menjadi jomblo sama saja menghindarkan kita dari hal demikian.

Kesempatan untuk berhemat

Berapa sih, ongkos yang biasa dihabiskan untuk berpacaran? Coba hitung saja dalam sebulan, kamu bisa nongkrong di cafe, nonton film di bioskop dan berapa kali juga menelpon pacar. Nggak sedikit ternyata ya, apalagi kalau kamu laki-laki. Gengsi nggak sih, kalau sesekali nggak bayarin pacar?

Mungkin ada juga sih yang punya perjanjian bayar sendiri-sendiri, tapi tetap aja boros karena tidak jarang harus jalan bareng, kan? Buat para jomblo, yang nggak harus mengeluarkan ongkos kencan, ini adalah kesempatan emas untuk membuat celengan kamu penuh. Nanti, tabunganmu bisa kamu gunakan untuk hal lain yang bermanfaat bahkan merintis usaha sebelum lulus kuliah. Mantap, deh!

Belajar sabar untuk mendapatkan yang terbaik

Menghadapi kejombloan artinya siap menghadapi banyak candaan dari teman. Kamu juga harus tahan akan godaan. Siapa pun pasti tidak lepas dari godaan, apalagi ketika kamu berada di lingkungan teman-teman yang memilih berpacaran.

Ya, kadang ada keinginan untuk bisa seperti mereka. Kelihatannya senang ada yang memerhatikan, ke mana-mana tidak sendirian dan tentu tidak ada ledekan yang dialamatkan karena jomblo. Tenang, sebenarnya jomblo itu bukan kekurangan lho! Malah ini kesempatan untuk belajar bersabar dan langkah mundur untuk membuat loncatan yang jauh lebih tinggi.

Pelari juga butuh ancang-ancang, kan? Untuk mendapat finish terbaik, satu langkah ke belakang seringkali menjadi hal yang musti diambil. Jangan takut, Allah sudah siapkan yang terbaik buat kamu. Tugasmu hanya mempersiapkan diri.

Gimana, Mblo? Masih sedih karena banyak yang ngejekin? Jangan sedih lah ya, jomblo atau tidak kita sama-sama punya waktu 24 jam. Dengan 24 jam itu justru kita yang jomblo bisa mengatur dengan bebas dan bijak. Sampai akhirnya, semua tujuan pribadi tercapai dan kita benar-benar siap dengan kedatangan seseorang yang paling tepat. Keep istiqamah ya, Mblo!

Oleh: Hapsari TM.

Tinggalkan Balasan