Mantanmu Nikah Duluan, Kamu Siap Kondangan?

Kadang, hidup memang membuatmu berada di antara dua pilihan sulit. Salah satu peristiwa dilematis dalam hidup adalah datang kondangan ke pernikahan mantan. Tidak bisa dipungkiri, segala hal tentang mantan memang bukan hal yang biasa-biasa saja. Tentu ada sisa-sisa cerita yang tersimpan, kecewa yang masih berbekas atau kenangan lain yang sulit ditepis.

Akhirnya, saat berita pernikahan mantan sampai di telinga, kamu dihantui ragu, perlukah datang ke pernikahan mantan? Untuk menjawab keraguan, mungkin beberapa hal ini bisa kamu lakukan:

Kamu beneran diundang nggak, nih?

Pertama, pastikan dulu apakah kamu diundang oleh mantan untuk datang ke pesta pernikahannya? Kalau betul ada undangan untukmu, artinya mantan mengharapkan kamu datang dan memberi ucapan.

Tepis anggapan bahwa mantan hanya ingin pamer atau membuatmu sakit hati. Prasangka yang demikian justru membuatmu memutuskan dengan emosi dan bisa jadi saat di pesta nanti, suasana hati kamu malah berantakan.

Sebaliknya, jika mantan tidak mengirimu undangan, tidak apa-apa. Sepertinya lebih baik diam di rumah atau mengirim ucapan lewat media sosial atau chatting langsung. Siapa tahu, tidak diundangnya kamu ke pesta pernikahan mantan adalah kesepakatan mantan dengan pasangan yang tidak ingin mengundang mantan-mantannya. Kalau kamu datang, kamu bisa membuat hubungan si pengantin baru tidak berjalan mulus di awal.

Yakin siap datang?

Kalau memang kamu diundang, kamu harus meyakinkan diri dulu nih. Benarkah kamu siap datang atau masih ada sisa-sisa kecewa yang membuatmu tidak enak hati. Tidak menghadiri undangan bukan berarti tidak menghargai si pengundang (mantan atau keluarganya) kok. Tapi, ini adalah pertimbangan bijak daripada terjadi hal yang mengundang banyak komentar orang. Lebih-lebih zaman now, bisa jadi kisahmu kondangan di pernikahan mantan jadi viral karena kamu tiba-tiba pingsan atau menangis tak terkendali.

Nah, kalau seperti itu dan kamu tidak siap mental bisa jadi luka hatimu makin sulit sembuh. Belum lagi, akan ada banyak orang yang jadi tahu privasimu. Kesiapanmu untuk datang juga menentukan tingkat kenyamananmu menikmati pesta, loh! Kalau siap, nanti kamu tentu tidak akan salah tingkah.

Siapkan penampilan terbaikmu

Mendekati tanggal pesta pernikahan mantan, cek semua persiapannya dong. Pilih pakaian mana yang cocok dan nyaman digunakan. Eits, bukan berarti kamu harus beli baju atau sepatu baru ya. Malah, bisa jadi terlalu lebay kalau kamu melakukan itu. Menyiapkan penampilan terbaik artinya menghargai diri kamu sendiri.

Syarat selain cocok, pakaian yang dipilih harus membuatmu nyaman. Jangan sampai, kamu salah memilih pakaian yang ribet dan membuatmu gerah atau tidak nyaman bergerak. Tentu ini akan mempengaruhi mood kamu. Yang ada, kamu malah salah tingkah dan dikira belum bisa move on.

Selain itu, berpenampilan rapi menunjukkan kalau kamu tetap baik-baik saja meskipun mantan sudah menikah duluan. Apa pun yang terjadi, kamu tetap bisa melanjutkan hidup dengan bahagia.

Jangan datang sendiri

Ini syarat penting! Kenapa perlu datang bersama orang lain? Ya, biar kamu nggak mati gaya di sana. Tidak datang sendirian bukan berarti harus cari gebetan, loh. Bisa juga datang dengan beberapa teman, ajak sepupumu atau siapa saja yang bisa menemani kamu. Kalau kamu memaksakan diri untuk bawa pasangan, padahal kamu memang masih sendiri malah jadi terkesan berniat balas dendam ke mantan.

Bisa jadi, kamu mengorbankan orang lain yang harus pura-pura jadi pasanganmu. Mengorbankan dirimu juga karena berpura-pura punya pasangan. Apa adanya saja, lah. Belum punya pasangan itu hal yang wajar, bukan juga penanda bahwa kamu belum melupakan mantan. Lagi pula, pasangan itu kan perlu dipilih. Jadi, daripada habis energi untuk mencari pasangan hanya untuk kondangan lebih baik berbenah diri. Biar segera gantian kirim undangan untuk mantan.

Datanglah dengan tulus

Niat memang menentukan segala perbuatan, demikian juga saat kita kondangan. Niat yang salah, bisa berakibat tidak baik. Lebih baik, kamu datang dengan melepaskan segala sakit hati dan rasa kecewa. Belajarlah memahami bahwa mantan sudah memasuki kehidupan baru dan segera merayakan kebahagiaannya.

Hadirilah undangan dari mantan untuk juga ikut berbahagia, lepaskan segala kenangan dan simpan saja sebagai bagian dari cerita lama. Jabat tangannya, ucapkan selamat dan berikan doa terbaik. Insyaa Allah, doa baik akan kembali kepada yang mendoakan. Jangan lupa demikian juga untuk pasangannya. Berbahagialah untuknya.

Melepaskan masa lalu adalah cara terbaik untuk memeluk masa depan. Dendam tidak akan membuatmu terlihat lebih hebat dan ketulusan adalah salah satu tanda bersihnya hati.

Mantan nikah duluan itu bukan berarti sebuah kekalahan

Pernikahan bukanlah sebuah lomba atau ajang memperebutkan posisi pertama. Mantan lebih dulu menikah bukan berarti kamu kalah. Hanya saja, dia mungkin lebih siap menempuh kehidupan baru. Kalau kamu masih belum menemukan penggantinya dan datang ke kondangan mantan masih dengan status jomlo, yakinlah itu bukan juga sebuah kekalahan.

Tujuan berpasangan, bukan untuk menunjukkan kelebihan di depan mantan. Sayang aja dong, kamu bela-belain cari orang lain hanya untuk menemani di pesta yang hanya berjalan dalam hitungan jam. Kekalahan yang sebenarnya adalah ketika kamu mengorbankan dirimu, mencari apa yang palsu hanya untuk membuatmu terlihat sudah bisa melupakan mantan.

Jangan anggap undangan dari mantan adalah pukulan. Rezeki setiap kita berbeda dan kamu perlu mengingat bahwa segala yang di dunia itu serba fana. Kalau hari ini mantan yang berbahagia, ada masa di mana kamu juga bisa merasakan kebahagiaan serupa bersama dia yang halal bagimu. Selamat berangkat kondangan, ya. Sampaikan salam hangat untuk mantanmu. []

Oleh: Hapsari TM

Facebook Comments

2 thoughts on “Mantanmu Nikah Duluan, Kamu Siap Kondangan?”

Tinggalkan Balasan