Tentunya kamu tidak asing lagi kan kalau mendengar kata ta’aruf? Siapa sih yang belum kenal sama ta’aruf ini? Pastinya hampir kebanyakan orang sudah pernah mendengar atau bahkan pernah melakukan ta’aruf.

Ta’aruf bisa dikatakan sebagai salah satu solusi untuk kamu yang masih single atau menjomblo sampai sekarang. Agar jalan menuju ke arah pernikahan bisa lebih dekat dan cepat untuk terpenuhi.

Tujuan ta’aruf adalah untuk mengenal lebih dekat pasangan yang akan kamu nikahi dan untuk menuju jalan pernikahan yang sakinah mawaddah warrahmah. Dan juga dengan melakukan ta’aruf, masa perkenalan kamu dengan si dia insya Allah akan lebih terhindar dari berbagai macam hal yang tidak diinginkan dan mengundang dosa.

Kamu harus tahu juga proses ta’aruf tak selamanya berjalan sesuai keinginan, kamu harus berterima dengan ikhlas jika ta’aruf kamu ditolak. Hal ini bisa saja dikarenakan tidak adanya kecocokan visi, karakter, atau juga masalah lain yang mungkin lebih detail lagi. Atau ini juga bisa dikarenakan tidak dapatnya restu dari orangtua pasanganmu.

Baik itu diterima atau tidak, itu semua karena kehendak Allah swt. Tetapi juga kita sebagai manusia biasa tentunya akan merasa sedih jika dihadapkan oleh sebuah penolakan ketika berta’aruf.

Mungkin hati akan terasa sakit dan sesak, bahkan tak sedikit juga yang merasa hampa dan tak tak berdaya ditambah lagi merasa kehilangan seketika. Saat semua itu terjadi pada kamu, lebih baik kamu cari sesuatu yang lebih bermanfaat lagi. Yuk kita coba untuk move on yang elegan.

Yakinlah, kamu memang punya jodoh

Kamu pasti pernah mendengar suatu ayat yang menjelaskan bahwa manusia diciptakan berpasang-pasangan. Yuk kita ingat kembali ayatnya, “Dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.” (Qs. Ad-Dzariyat ayat 49)

Nah, itu sebuah ayat yang bisa mengingatkan kamu bahwa ciptaan Allah itu memiliki pasangan. So, jangan pernah takut untuk tidak kebagian pasangan ya!

Ketika kamu gagal ta’aruf atau ditolak, tidak menutup kemungkinan untuk kamu selajutnya bisa berhasil. Karena gagal ta’aruf bukan berarti akan gagal ta’aruf selamanya. Kamu harus percaya bahwa kamu telah ditetapkan pasangan oleh Allah swt. Insya Allah pasangan kita akan secepatnya datang. Jadi, yuk kamu bangkit lagi!

Jangan lelah berdoa, barangkali Allah rindu dengan doa-doamu

Ketika kamu merasa kesulitan untuk mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan, cobalah untuk berdoa, barangkali Allah sedang rindu doa-doamu. Kamu harus ingat bahwa Allah memberikanmu ujian berarti imanmu sedang bertambah.

Ingat juga, bahwa Allah tidak akan memberikan suatu ujian tanpa ada solusinya. Jadi kamu jangan berkecil hati, mungkin saja penolakan itu merupakan cara Allah supaya kamu bisa terus berdoa kepada-Nya, dan menginginkan kamu mengajak-Nya berbicara di sepertiga malam.

Perbaiki dan bekali diri dengan ilmu agama

Sekali lagi kamu harus ingat, jangan berkecil hati ketika terjadi penolakan ta’aruf. Bisa jadi Allah memang belum mengizinkan kamu untuk berta’aruf, mungkin karena kamu memang belum siap untuk menikah. Jadi jangan dipaksakan.

Percayalah rencana Allah jauh lebih indah dibanding rencanamu. Berusahalah perbaiki diri lagi, belajar ilmu agama lagi, mantapkan iman kamu dan juga bekali diri kamu dengan banyak hal yang positif.

Kamu bisa memulainya dari finansial, kemampuanmu untuk mengendalikan diri, dan juga kemampuan untuk menerima dan mengasah keterampilan dalam berkomunikasi. Ingat pasanganmu masih menunggumu, mungkin kamu tidak dipertemukannya sekarang, tapi bisa saja suatu saat kamu menemukannya dan kamu langsung menikah dengannya.

Jangan fokus pada satu orang saja

Ketika penolakan terjadi padamu, jangan sampai kamu putus harapan apalagi sampai nyalahin takdir. Ingat dia yang kamu cari masih banyak di luaran sana bahkan lebih dari dia yang telah menolak kamu.

Tenang saja, masih banyak single lain yang barangkali salah satunya adalah jodohmu. Jangan berkecil hati, karena Allah memiliki skenario yang lebih indah untuk hidupmu di masa depan nanti.

So, bangkit, bangkit dan bangkitlah! Tampil lebih percaya diri dengan berbekal ilmu agama. Cakep dari luar, juga cakep dari dalam. Jangan mau selalu dijajah oleh perasaan (kenangan masa lalu), masih banyak hal positif yang bisa membuat perasaan kamu merasa lebih segar lagi. Ikutlah belajar di majelis taklim, siapa tahu jodoh kamu ada di sana lho.

Jangan remehin restu orangtua ya

Mulailah fokus meringankan beban hidup orangtua. Lebih dekat secara batin dengan orangtua. Jangan pernah egois memikirkan kepentingan diri sendiri saja. Sebab restu orangtua adalah ridha Allah juga. Kalau kamu bisa mendapatkan restu orangtua, itu artinya kamu sudah punya bekal yang lebih dari cukup untuk menikah.

Jadi, jangan lupa selalu meminta restu dan doa orangtua kalau kamu memang sudah berniat menikah. Jangan hanya di batin saja, melainkan disampaikan, “Bapak, ibu, mohon restui aku untuk bisa segera menikah ya.”

Dengan begitu, orangtua pun akan mendoakan kamu. Doa kamu dan doa orangtua menjadi satu kesatuan doa yang dahsyat. Hingga akhirnya jodoh kamu benar-benar datang. Lancar ta’arufnya, sampai khitbah, dan nikah. Juga orangtua bisa bersiap-siap untuk menyiapkan biaya pernikahan sehingga segala sesuatunya bisa dipersiapkan dengan baik kan?

Nah, sudah tahu kan cara jitu move on dari gagal ta’aruf? Insya Allah dengan cara tersebut kamu akan segera menemukan dia yang cocok untuk kamu, juga cocok dengan keluargamu dan baik untuk masa depanmu. Bukan hanya cocok saja, tapi juga tentunya baik untuk hidupmu dan juga baik menurut Allah swt. Tetap semangat dan jangan lelah berbakti kepada orangtua ya!

Oleh: Tim Trenlis.co.

Facebook Comments
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: