Milikilah Rasa Humor Agar Hidupmu Lebih Happy!

Teknik dalam tulisan ini akan memberikan saran-saran praktis yang dapat membantu kamu mempertahankan sikap positif. Disarankan agar kamu mengerjakan latihan-latihan yang disertai pada setiap teknik­ tersebut. Dengan cara ini kamu dapat menemukan teknik mana yang paling sesuai untuk kamu pribadi. Siap?

Menggunakan teknik “membalik piring”

Faktor sangat penting yang mempengaruhi seseorang untuk bersikap positif atau negatif seringkali adalah rasa humor. Sikap dan humor mempunyai hubungan simbiotik. Makin banyak kamu belajar mengembangkan rasa humor, makin positif sikap kamu. Makin positif sikap kamu, makin baik selera humor kamu. Keterkaitan yang menyenangkan, bukan?

Sementara orang berhasil menerapkan “teknik membalik piring” untuk memelihara dan memperkuat rasa humor meraka.

Caranya: bila sesuatu yang negatif merasuki kehidupan mereka, dengan segera mereka membalikkan masalahnya (seperti kita membalikkan piringan hitam) dan mencari humor apa pun yang barangkali ada di balik itu?

Bila ini berhasil, orang-orang ini dapat meminimalkan dampak negatif masalah tersebut terhadap sikap positif mereka.

Misalnya, Jim sangat terkejut ketika ia memasuki apartemennya. Semuanya serba berantakan, dan ia segera menyadari bahwa beberapa barang berharga telah hilang. Setelah memikirkan keadaan ini, Jim menelepon Mary dan berkata, “Tampaknya saya sudah menemukan cara untuk dapat bertamasya ke Meksiko. Saya baru saja kemalingan, tetapi asuransi rumah ini sudah dibayar penuh. Bagaimana jika engkau datang dan membantu membereskan rumah sambil kita merencanakan tamasya ini?”

Atau, ketika manajer bengkel menyampaikan kuitansi perbaikan mobilnya, Mega terkejut melihat mahalnya biaya perbaikan yang harus dibayar. Waktu ia mengeluarkan dompet, ia mendengar pelanggan lain berkata, “Waow! Mahal betul! Kelihatannya Mobil ini sudah tidak cinta lagi padaku. Yah, memang, cinta selalu mahal.”

Mega memperkenalkan dirinya dan kemudian, setelah mereka bersahabat, ia menyadari bahwa Ricky mempunyai kebiasaan “membalik piring” yang hebat. Ricky mampu menerima kabar buruk dengan rasa humor yang tinggi. Karakteristik inilah yang disukainya dan kemudian ditirunya.

Rasa humor adalah kualitas sikap (fokus mental) yang mendorong seseorang untuk memikirkan aspek-aspek yang lebih ringan dari suatu situasi yang mungkin tidak dapat dilihat orang lain dalam situasi yang sama.

Ada yang mengatakan, “Jika kamu memandang hidup ini terlalu serius, kamu akan susah sendiri. Kebanyakan yang terjadi bukanlah kiamat dan jika kamu mau belajar menertawakan kesulitan, hidupmu akan terasa lebih mudah. Bila ada kesukaran, undanglah badut.”

Misalnya, karena bingung, May keliru naik pesawat terbang. Ini berarti ia akan terlambat sehari pulang ke rumah untuk merayakan ulang tahunnya. Pada mulanya ia merasa sangat kesal, tetapi rasa humornya yang tinggi menolongnya. Karena sikapnya yang positif, ia menerima perlakuan sebagai VIP dari para awak pesawat. Karena kesasarnya itu, dia jadi memiliki nama julukan Si May Kesasar dan sampai sekarang ia masih senang dipanggil “May Kesasar”. Peristiwa ini menjadi buah bibir di kalangan keluarganya.

Ada lagi, rasa humor Lia membantunya membalikkan pengalaman traumatik menjadi hal yang menyenangkan. Ketika bekerja sampai larut malam di kantornya, ia terjebak dalam lift dan menertawakan situasi yang seharusnya mustahil ini.

Ia bahkan tertidur di dalam lift sampai petugas menyelamatkannya keesokan harinya. Lia mengenang, “Syukurlah saya mempunyai rasa humor dan bisa berdoa, sehingga saya dapat mengatasi situasi itu. Setelah kejadian tersebut, perusahaan menilai saya sebagai orang yang mampu menanggulangi situasi yang sulit.”

Berbagai peristiwa yang membantu kamu meningkatkan rasa humor terjadi berkali-kali dalam sehari sepanjang hidup kamu. Kebanyakan akan lewat begitu saja kecuali jika kamu belajar mengamatinya.

Untuk membantu kamu melakukan teknik humor ini, mungkin lebih baik kita menamakan keadaan mental ini dengan nama tertentu. Kami menamakannya “fokus jenaka”.

Kedengarannya tidak karuan, tetapi ini mencerminkan apa yang dilakukan orang-orang tertentu dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Seperti Susan yang selalu mampu menyelesaikan kepanikan dirinya dengan cepat karena ia dapat mengarahkan keadaan jiwanya ke aspek-aspek yang jenaka. Begitu juga Si Sam, adalah kawan yang baik karena ia selalu dapat menemukan humor dalam situasi apa pun.

Bagaimana kamu dapat memperbaiki sikap kamu melalui peningkatan rasa humor? Bagaimana kamu dapat mengembangkan “fokus jenaka” dalam diri kamu? Beberapa hal berikut ini dapat membantumu:

Biarkan humor bekerja secara otomatis di dalam diri kamu

Humor bukanlah sesuatu yang wajar bagi seseorang dan tidak wajar bagi orang lain. Tidak seorang pun yang dikaruniai rasa humor yang hebat, sementara ada orang yang tidak mendapat kurnia itu. Rasa humor dapat diupayakan, kok. Dengan latihan, setiap orang dapat memilikinya.

Tertawa itu sehat

Seperti emosi-emosi negatif, rasa marah, dan stres dapat menimbulkan nyeri lambung, sakit kepala dan tekanan darah tinggi. Sedangkan emosi positif—misalnya tertawa—dapat mengendorkan saraf, memperbaiki pencernaan dan membantu peredaran darah.

Dr. William F.Fry, Jr., seorang psikiatris dan Lektor Kepala Klinik di Fakultas Kedokteran Universitas Stanford mengatakan, “Tertawa merangsang kerja sistem kelenjar endokrin.”

Fokus jenaka

Sekadar menemukan humor dalam suatu situasi tidak akan memecahkan masalah, tetapi ini dapat membawa kamu ke arah yang tepat dan lebih menyenangkan. Tertawa dapat mengalihkan perhatian kamu dari masalah ke pemecahan yang mungkin bisa kamu temukan.

Menggunakan teknik ‘membalik piring” dapat memulai proses ini. Mengapa tidak mencoba teknik membalik piring? Kamu akan melihat bahwa menemukan sesuatu yang bersifat humor yang dapat kamu bagi bersama orang-orang lain, akan membantu kamu melakukan penyesuaian diri secara lebih cepat.

Untuk membantu kamu mengembangkan kebiasaan yang baik ini, ikutilah latihan “membalik piring” khusus berikut ini:

Kebanyakan masalah mempunyai sisi humor. Tulislah salah satu atau dua situasi negatif yang sedang kamu alami dalam sebuah lingkaran. Situasi ini dapat berupa perubahan tugas, atasan baru, atau jadwal kerja yang berbeda. Atau dapat pula berupa masalah keuangan seperti rekening listrik yang melonjak tinggi atau kenaikan sewa rumah.

Setelah itu, buatlah lingkaran di sebelah kanan untuk menuliskan humor yang bisa kamu munculkan sesuai peristiwa tersebut. Sadarilah bahwa jika teknik ini mudah diterapkan, banyak orang yang berhasil melakukannya!

Oleh: Tim Trenlis.co

Referensi: Champman, Elwood N. 2007. Sikap. Jakarta: Binarupa Aksara.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan