PADA dasarnya, cerita remaja adalah cerita yang dipersembahkan untuk pembaca remaja. Karena itu, dunia yang dipilih harus lekat dengan remaja dan segala probelamatikanya.

Sebenarnya, batasan-batasan itu dibuat untuk mempermudah mencari pangsa pasar. Agar remaja bisa menemukan buku yang sesuai dengan dunianya, sehingga menemukan kedekatan.

Masalah utama bagi remaja umumnya adalah cinta. Itulah kenapa, kebanyakan buku remaja yang beredar membahas tentang cinta.

Tema cinta remaja menguasai pasar karena memang masalah yang baru dirasakan remaja dan terasa membingungkan serta mengganggu adalah debar-debar itu. Bahkan, beberapa penerbit memang meminta agar konflik utama yang dihadirkan adalah cinta.

Tapi, sebenarnya, masalah mereka bukan cuma cinta saja.

Dan kalau bisa, ketika nanti kawan-kawan menulis cerita remaja, tolong jangan tambah daftar buku remaja yang tokohnya memikirkan cinta dari mula sampai akhir buku tanpa ada hal lain yang dapat dipetik oleh pembaca. Minimal, hadirkan kehidupan lain dalam diri remaja itu, entah di sekolah atau di rumah.

Cerita remaja saat ini banyak yang menghadirkan tokoh cowok badboy.

Karena memang cowok seperti itu yang disukai, bahkan oleh cewek pendiam. Dapat membuat cowok “nakal” hanya setia atau rela berkorban kepadanya merupakan impian para remaja.

Kebanyakan, yang menulis cerita seperti itu ya remaja sendiri. Hal tersebut dilakukan mereka di sela-sela jam istirahat, sela-sela jam belajar, atau mengorbankan waktu tidur. Hal ini merupakan gambaran bahwa kisah cinta idaman mereka adalah yang penuh pengorbanan dan keseruan. Ada dramanya.

Kalau tujuan kawan-kawan pasar, bisa ikut arus.

Jika tidak, coba lihat sisi yang terabaikan dari para remaja, tapi jangan lupa tetap membalutnya dengan kisah cinta.

****

Langkah yang bisa kawan-kawan ambil, jika memang tertarik dengan genre remaja adalah memiliki minat dulu.

Baca banyak kisah remaja dari berbagai macam penulis, tentukan tema utama. Riset sesuai kebutuhan tema. Buat plot. Perkuat karakter tokoh. Kemudian, menulis.

Dan terus menulis hingga selesai.

Jangan memikirkan salah ketik, keliru tanda sambung, apakah kata ini baku atau tidak. Tulis saja. Setelah selesai, tinggalkan 2 atau 3 hari. Jangan disentuh. Lalu, baru baca lagi.

Utamakan memperhatikan kelogisan dan cara bercerita saat membaca, tak perlu memperbaiki penulisan dulu. Setelah yakin dengan isi cerita, baru lakukan swasunting sebelum dikirim.

***

Ciri khas cerita remaja itu yang bagaimana sih?

Ciri khas cerita remaja menceritakan seluk-beluk kehidupan remaja. Ciri khasnya adalah tokoh utamanya berusia remaja, dan bahasa yang digunakan adalah bahasa yang dekat dengan dunia remaja.

Untuk cerita remaja, konflik apa saja yang bisa digunakan agar cerita menjadi hidup dan menarik untuk pembaca?

Konflik yang mungkin terjadi pada remaja. Umumnya: cinta, persahabatan, keluarga, pencarian jati diri.

Ada lagi?

Cerita remaja dengan tokoh remaja, mungkin tidak jika konten konflik ceritanya rada dewasa? Misal: masalah keluarga.

Mungkin. Remaja juga kan mengalami masalah keluarga. Bahkan, sebenarnya, bagaimana remaja menghadapi masalah tergantung pada kondisi keluarga.

Hanya saja, masalah keluarga apa yang ingin diangkat, dan seberapa besar porsinya ingin dihadirkan?

Misal, masalah pertengkaran orang tua.

Maka, fokus cerita yang bisa diambil adalah cara remaja tersebut menghadapi dan menanggapi kondisi tersebut. Bukan sejarah penyebab pertengkaran orang tua mereka, sejak masih pacaran, bertunangan, menikah, punya anak, lalu mulai muncul konflik pelik. Jadinya nanti cerita tentang orang tuanya.

Misal, masalah perselingkuhan ayah yang diketahui tokoh remaja. Maka, fokusnya bisa dampak yang dialami remaja tersebut ketika menghadapi hari-harinya.

Biasanya, masalah keluarga dijadikan sebagai penunjang konflik utama. Konflik utama yang sering muncul? Ya cinta. Dan, pencarian jati diri.

Remaja yang orang tuanya bercerai tentu akan berbeda ketika menghadapi masalah dengan pacar, teman, guru, atau menanggapi pendekatan seseorang dengan remaja yang kedua orang tuanya utuh.

Remaja yang orang tuanya sering bertengkar tapi memilih bertahan dengan segala keributan juga berbeda lagi. Bisa saja, remaja akan berpikir kenapa orang tuanya tidak cerai saja?

Remaja yang lahir sebagai anak tunggal tentu akan berbeda lagi dengan remaja yang lahir dalam keluarga dengan banyak saudara kandung. Dan seterusnya.

Batasan tema remaja dan cara mengeksplorasinya?

Batasan tema secara spesifik tidak ada. Eksplorasi saja seluasnya, asal masih berkutat pada dunia remaja.

Cara eksplorasi bisa dengan melihat kenyataan di sekitar, mengenang masa ketika kita masih remaja, atau membaca.

Misal, antara cinta dan persahabatan, tentang kakak adik yang selalu dibandingkan, korban bully, memperjuangkan beasiswa, dan seterusnya.

Gimana caranya membuat cerita remaja dengan setting masa lalu (misal th 70-an) pdhl kita blm lahir, agar cerita bisa hidup dan menarik?

Riset. Tanya ke orang yang masa remajanya di tahun 70-an.

Menulis dengan waktu dan tempat yang belum pernah kita kunjungi memiliki tantangan yang lebih berat.

Bahasa, cara berkomunikasi, kendaraan, gedung, pakaian, dan sebagainya.

Cerita remaja itu semacam Lupus dan Dilan ya? Kalau semacam Novel Hujan, punya Tere Liye dan Nun dan Sebuah Cermin, Afifah Afra apa masuk remaja juga? (Kan tokohnya remaja tapi konflik budaya dan isu alam sekitar).

Yup.

Dua buku yang booming.

Sayangnya, saya belum membaca kedua buku itu. Ayok tukar pinjam. Haha.

Saya sudah cari tahu. Novel Hujan Tere Liye menurut saya termasuk Young Adult.

Sementara, saya tidak mendapat petunjuk yang cukup untuk buku Afifah Afra.

***

Novel remaja sangat mungkin mengangkat konflik budaya, politik, sosial, hingga alam. Hanya saja, lagi-lagi, perhatikan kadarnya.

Misal, di AADC, Rangga berasal dari keluarga yang kompleks. Ayahnya diceritakan termasuk vokal pada pemerintah. Tapi ya tidak lalu diekspos apa-apa yang sudah dilakukan oleh ayahnya. Hanya sebatas, rumah mereka kadang dilempar batu, ibu dan kakaknya meninggalkan ayahnya sehingga ia hanya tinggal dengan Rangga.

Masalah di rumah itu membantu menjelaskan karakter Rangga yang berbeda dari remaja kebanyakan dan membuat Cinta akhirnya jatuh cinta. Lihat, semuanya saling kait-mengait dan mendukung keutuhan cerita.

Misal yang lain, remaja yang ikut memperjuangkan pengurangan penggunaan plastik. Cuma, jangan tiba-tiba memberi narasi berupa wejangan atau menggelontorkan data PBB tentang hal itu. Ramu dengan kisah cinta dan bahasa yang dekat dengan remaja.

Tentang cerita remaja, apakah ada formula khusus yang kudu diketahui penulis pemula untuk memulainya?

Jika ingin mulai menekuni genre tertentu, apa saja, pertama, banyak membaca kisah serupa agar banyak referensi.

Bukan hanya fiksi, ya. Psikologi remaja, berita tentang kenakalan remaja, membaca kondisi remaja di sekitar rumah.

Membaca banyak fiksi akan membantu mendapatkan gaya yang disukai pasar (remaja).

Banyak sekali karya bagus yang membahas remaja. Misalnya, Dewi Lestari, Ken Terate, Boy Candra, Fiersa Besari, dan sebagainya.

Cerita remaja itu segmennya, SMP? SMA atau keduanya?

Biasanya meliputi akhir SMP, SMA, dan awal kuliah.

Range usianya adalah teenager, atau sekitar 15-19 tahun.

Tapi, naskah yang dicari penerbit dengan genre remaja umumnya lebih disukai dengan tokoh SMA. Kalau mengincar penerbit tertentu, lebih perhatikan ketentuan dari mereka.

Misal, Gagas membagi fiksi remajanya ke dalam tiga jenis: kehidupan mahasiswa awal, novel remaja dengan masalah realistis yang tidak melulu cinta, atau novel remaja dengan kisah cinta yang ringan. 

Berapa lama riset? Dan bagaimana caranya? Sebab kita sudah terlalu dewasa sementara dunia sudah berbeda.

Lama riset tergantung pada cerita yang ingin diangkat.

Cara riset? Mendengarkan, membaca, memperhatikan.

Bagaimana pula cara membuat cerita lucu, jenaka atau gokil untuk kalangan remaja?

Cerita lucu memiliki kesulitan tersendiri. Karena, harus mengetahui kebaruan dari dunia mereka.

Dunia remaja bergerak cepat berkat teknologi. Dan mereka juga tergerak dengan cepat.

Jika ingin membuat cerita lucu untuk kalangan remaja, kita perlu mengetahui candaan yang familier dengan keseharian mereka, yang sering mereka gunakan.

Apa pantangan membuat cerita remaja? Atau yang tidak boleh, selain adegan terlarang. (Eh, kok banyak ya pertanyaannya?)

Tidak diperkenankan mengusung SARA.

Sebagian penerbit melarang penggunaan kata-kata kasar, meskipun dianggap oleh penulis agar lebih realistis.

Gimana caranya memasukkan pesan moral yg PAS di cerita remaja mbak?

Untuk awal, pilih satu saja pesan. Misal, agar pembaca yang minder bisa lebih pede, atau korban bully tidak terpuruk, atau melihat sisi positif dari putus dengan pacar. Sudah. Fokus ke situ dulu, lalu sisipkan di karakter tokoh.

Remaja kebanyakan melihat cerita sebagai mimesis, cerminan kehidupan. Jadi, mereka bisa lebih cepat menyerap dengan contoh.

Dengan tokoh yang karakternya membekas, akan dapat menyampaikan pesan dengan baik.

Cara riset dari buku gimana mbak?

Baca fiksi yang bervariasi.

Soalnya, nanti bisa ketemu alur yang pas, cara cerita yang dirasa paling nyaman, dan sebagainya.

Cuma, ketika sedang menulis, saran saya malah kuragi membaca fiksi. Baca bahan riset untuk tulisan yang sudah ada plotnya itu saja.

Karena…, bukan sekali dua kali ketemu penulis yang jadi nggak punya pendirian cara bercerita alias campur.

Soalnya, pas nulis bab pertama dia lagi baca buku A, pas masuk bab 3, dia baru abis baca buku B, dan seterusnya. Jadinya campur2. Dan tokohnya malah bubar jalan, nggak matang.

Cerita yang bagus itu yang gimana mbak?

Jadi, saya nggak terlalu suka cerita cinta, dan cerita cinta remaja yang umumnya.

Saya lebih suka cerita pembunuhan.

Tapi, selama kerja, saya dihadapkan dengan naskah2 itu.

Karya Ziggy bagus. Beberapa kali, sebelum menang DKJ dengan Semua Ikan di Langit, Ziggy nulis cerita cinta.

Cuma, pembangunan karakter dia memang sudah bagus.

Jadi, ketika dia memilih beralih ke tema serius, memang sudah punya modal.

Cerita remaja yang membekas Seperti Bintang. Kalo g salah Regina Feby yang nulis. Sama Fairish karya Esti Kinasih.

Kalau kawan2 menulis novel remaja, bisa jadi penggerak sebuah jiwa muda untuk berubah. Bukan secara tiba2 kayak Power Ranger.

Cara kerja tulisan adalah menyisip dan mengusik di sela2 lipatan otak. Keliatannya lebay, ya.

Tapi, kenyataannya memang demikian. Salah satu yang dulu kelihatan sukses ya cerpen Ketika Mas Gagah Pergi.

Udah baca belum? Pas masa kejayaan Annida kayaknya.

Untuk cerita Islami ada saran dan kritik mbak?

Kalau remaja Islami, hindari khotbah secara langsung.

Ketika seleksi, saya jarang menemui karya religi yang isinya tidak melulu tiba2 ceramah. Tiap ada kesempatan, tiba2 kultum. Jangan dijejalkan begitu. Main halus saja.

***

Nah, begitulah hasil diskusi kami—di grup khusus Trenster—dengan pemateri Mbak Muhajjah Saratini, editor dan penulis novelet Mata Ketiga.

Ilustrasinya dari sini.

 

Facebook Comments

This is a demo store for testing purposes — no orders shall be fulfilled. Dismiss

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: