Siapa sih yang tidak mau hidup sehat? Tentunya kita semua sangat menginginkan tubuh yang sehat. Tapi masalahnya, bagaimana cara kita mengetahui kalau kita sedang sehat atau tidak?

Ternyata, kita bisa mendeteksinya dengan melihat gejala di beberapa bagian tubuh dan kebiasaan hidup kita. Oke langsung saja kita pelajari bersama-sama:

Mulai dari mendeteksi kebiasaan hidup.

Merokok.

Salah satu bahaya dari merokok yaitu dapat menyebabkan gangguan jantung, paru-paru, impotensi, koroner, dan rusaknya pembuluh darah ke otak. Hal ini disebabkan oleh terjadinya perubahan struktur dan fungsi saluran pernapasan di paru-paru.

Mendengkur.

Tidur mendengkur juga menjadi kebiasaan hidup yang buruk. Penyebab terjadinya yaitu menyempitnya saluran pernapasan. Seseorang yang mempunyai kebiasaan mendengkur cenderung memiliki gangguan di jantung dan otaknya.

Pada jangka waktu yang pendek maupun panjang, kebiasaan ini akan mengakibatkan strok, darah tinggi, dan jantung.

Sulit buang air besar.

Kebiasaan lain yang memberi dampak bagi kesehatan yaitu susah buang air besar. Seseorang yang susah mengeluarkan kotoran pada tubuhnya berarti ia memiliki gangguan wasir dan infeksi cerna.

Sering buang air kecil.

Terlalu sering buang air kecil di siang ataupun malam, menandakan  adanya gangguan infeksi pada saluran kencing atau diabetes. Buang air kecil yang disertai rasa panas dan air urin yang berbau busuk menandakan ada gangguan pada prostat atau ginjal seseorang.

Selain itu, kebiasaan buang air kecil yang disertai rasa perih atau sakit saat kencing dapat dijadikan pertanda awal bahwa seseorang terkena penyakit kanker kandung kemih.

Sekarang kita deteksi penyakit melalui gaya hidup.

Makan sayuran yang kurang matang.

Seseorang yang sering mengonsumsi sayuran atau masakan lainnya yang kurang matang akan berhadapan dengan gangguan penyakit kulit, pernapasan, sistem ekskresi dan usus. Entah dalam waktu yang dekat maupun lama.

Makan buah, sayuran kacang-kacangan secara berlebihan.

Seseorang yang terlalu sering (berlebihan) mengonsumsi buah, sayuran, dan kacang-kacangan akan berhadapan dengan kerusakan usus, fungsi pencernaan, dan organ reproduksi. Jadi boleh kita makan buah, sayur dan kacang-kacangan, tapi ada takarannya agar menjadi vitamin dan gizi yang tepat sesuai kondisi tubuh kita.

Kelebihan mengonsumsi rempah-rempah.

Ternyata kelebihan mengonsumsi rempah-rempah juga tidaklah bagus bagi kesehatan kita, kenapa? Karena ketika kita mengonsumsi terlalu banyak rempah-rempah akan menimbulkan penyakit obesitas, diabetes, gangguan pada kulit, ginjal, kelemahan sistem produksi dan masih banyak lagi.

Berikutnya deteksi penyakit melalui suara.

Berbicara.

Ketika kita berbicara, dan yang keluar dari mulut suaranya nyaring, itu tandanya kita memiliki gejala penyakit luar. Dan apabila suara kita lemah, kita sedang terkena gejala penyakit dalam.

Napas.

Ketika suara napas kita kasar, bertenaga dan tidak teratur, itu menandakan adanya sindrom panas yang sangat dahsyat di dalam tubuh seseorang.

Cegukan.

Apa jadinya kalau cegukan terjadi berulang-ulang dan bertenaga? Itu tandanya kondisi fisik yang lebih berbahaya daripada cegukan yang lemah atau hampir tidak bersuara.

Ini menarik, deteksi penyakit dari bentuk hidung.

Hidung “jatuh”.

Jika salah satu dari kita mempunyai bentuk hidung jatuh ke bawah, maka bertanda adanya potensi gangguan dalam fungsi jantung, ginjal, dan kandung kemih. Ini potensi lho ya, bukan gejala.

Hidung mancung dan berujung lancip.

Hidung mancung dengan ujung yang lancip menandakan adanya potensi gangguan jantung dan penurunan kondisi saraf.

Hidung dengan ujung yang membelah.

Bagi seseorang yang mempunyai hidung dengan ujung yang membelah ini megindikasikan adanya gangguan jantung. Disebabkan oleh kurangnya konsumsi mineral selama dalam kandungan, kelebihan konsumsi buah-buahan, jus dan soft drink.

Nah, itulah beberapa cara agar kita bisa mendeteksi penyakit yang ada di dalam tubuh kita. Bila tulisan ini bermanfaat, silakan share ke teman dan keluarga kalian. Semoga bermanfaat.

Oleh: Tim Trenlis.co.

Sumber: Buku karya B. Mahendra, Tubuh Anda Cerminan Kesehatan Anda, Jakarta: Penebar Plus, 2010.

Facebook Comments
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: