Pernah Diremehkan Orang Lain? Atasi dengan Cara Ini

Siapa sih yang senang diremehin orang lain? Tidak ada orang yang ingin dirinya diremehkan, terlebih lagi direndahkan oleh orang lain, termasuk kamu kan? Siapa pun orangnya, jika kemampuan atau usahanya dipandang remeh oleh orang lain tentu sangat sedih bin sebal. Padalah mereka tidak tahu seperti apa usaha yang telah dilakukannya, tapi mereka hanya memandang sebelah mata saja.

Perasaan sakit hati, kesal dan marah bercampur menjadi satu ketika kamu diremehkan. Namun, bukan berarti hal tersebut menjadi alasan untuk kamu membalas dengan melakukan hal yang serupa kepada orang yang telah meremehkan kamu. Jika kamu membalas keburukan dengan keburukan, maka kamu tidak berbeda dengan mereka. Dan hal ini tentu tidak dibenarkan dalam Islam.

Kamu tidak perlu kok membalas dengan meremehkannya kembali, masih ada cara cerdas untuk mengatasi orang-orang seperti ini. Semisalnya menerapkan beberapa tips yang akan kami jelaskan ini supaya kamu tidak selalu diremehkan oleh orang lain. Seperti apa tipsnya?

Tidak perlu marah

Setiap orang tentu memiliki pikiran yang berbeda-beda. Kamu tidak wajib untuk menyukai apa yang mereka sukai. Jika kamu memang tidak suka, maka tunjukanlah kepadanya bahwa kamu tidak menyukainya. Tapi tidak perlu marah, cukup dengan menunjukkan melalui ucapan atau sikapmu kepadanya.

Lagian mengatakan “tidak suka” tidak dilarang dan bukan merupakan dosa kok, jadi sah-sah saja jika kamu mengatakannya kepada sikap orang-orang yang suka meremehkanmu. Jangan pernah memaksakan diri kamu menyukai apa yang disukai oleh orang lain yang hanya akan membuat kamu merugi. Maka dari itu, saatnya kamu mengumpulkan keberanian untuk mengatakan atau menunjukkan bahwa kam tidak suka.

Banyak membaca

Tidak jarang orang lain meremehkanmu karena mereka melihat kamu kurang meyakinkan. Ingin beragumen dengannya, tapi ragu dengan pendapatmu sendiri. Ragu mengeluarkan pendapat ini bisa jadi disebabkan karena kurangnya wawawan yang kamu miliki.

Untuk itu, di sela jadwal yang begitu padat, coba deh untuk menambah wawasan dengan cara memperbanyak membaca. Kamu tidak harus ke perpustakaan kok, membaca bisa juga melalui media, seperti koran, novel hingga berita online yang terbaru. Dengan wawasan yang banyak, maka kamu tidak akan ragu lagi ketika diajak berargumen dengan orang-orang yang suka meremehkan.

Hilangkan rasa tidak percaya diri

Percayalah, setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadikan kelebihan sebagai nilai plus yang bisa mengangkat kepercayaan diri, namun jangan pula membiarkan kekurangan membuatmu menjadi tidak percaya diri. Jika kamu tidak mempercayai diri sendiri, maka jangan berharap orang lain bisa mempercayaimu.

Memang benar, tidaklah mudah untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Tapi kamu harus tetap berusaha. Salah satu caranya adalah dengan melihat siapa diri kamu dan carilah sesuatu yang bisa dilakukan dengan kekuranganmu itu. Dan yang paling utama adalah bersyukur atas apa yang diberikan Sang Pencipta. Ketika kamu mampu bersyukur, maka kamu akan menganggap kekurangan sebagai hal yang positif.

Cari tahu sebelum bertanya

“Bagaimana sih caranya?” atau “Harus saya apain ya ini, bantuin dong …” Jika kalimat semacam itu menjadi senjata yang sering kamu ucapkan sehari-hari, maka jangan heran kalau kamu sering diremehkan oleh mereka.

Banyak bertanya memang bagus. Akan tetapi, kalau kamu sering bertanya tentang hal-hal yang sebenarnya bisa kamu cari tahu sendiri jawabannya, tentu saja orang lain akan kesal dan pada akhirnya akan meremehkanmu.

Oleh karena itu, lebih baik kamu mencari tahu dulu sebelum bertanya. Misalkan pertanyaan kamu memang tidak bisa ditemukan jawabannya, barulah bisa meminta tolong orang lain. Tapi sepertinya hampir tidak mungkin ya tidak bisa menemukan jawaban. Pasalnya sekarang tinggal mengetikan apa yang sedang kamu cari di mesin pencari internet saja bakal ada bejibun jawaban atau informasi.

Jangan meminta maaf jika bukan salahmu

Sadarilah, kamu tidak memiliki kemampuan untuk menyenangkan hati semua orang yang kamu temui atau kenal. Alasanya, karena setiap individu mempunyai perbedaan selera dan jalan pikiran.

Mungkin hanya karena kamu tidak ingin membuat orang lain sakit hati, kamu terus meminta maaf kepadanya, padahal kamu sebenarnya tidaklah salah. Hal seperti ini akan membuatmu selalu diremehkan.

Untuk itu, hilangkan kebiasaan seperti itu sekarang juga. Tidak harus menghilangkan secara langsung sih, setidaknya lakukanlah secara bertahap. Mulailah sedikit-sedikit terlebih dahulu. Misalnya mengurangi kalimat permintaan maaf kamu yang terlalu panjang, lalu menjadi pendek dan pada akhirnya tidak ada permintaan maaf yang perlu kamu ucapkan. Namun perlu kamu ingat kembali ya, lakukan hal ini jika memang kamu tidak melakukan kesalahan.

Duh, memang menyebalkan ketika diremehkan, namun bukan berarti kamu harus marah atau merasa sakit hati yang nantinya berujung dendam. Ambil saja sisi positif dan jadikan hal tersebut sebagai pemacu supaya kamu termotivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Cukup sekian ya, semoga informasi tersebut bermanfaat. Silakan dishare siapa tahu teman kamu butuh tahu juga.

Oleh: Tim Trenlis.co.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan