Seperti Apa Sih Kriteria Jodoh yang He’em Itu?

Baik wanita maupun pria tentu mengharapkan calonnya yang baik dan sempurna menurutnya, namun hal tersebut tidaklah mudah. Dibutuhkan waktu untuk mendapatkan calon pasangan hidup, supaya kriteria pasangan sesuai dengan yang kamu harapkan dan tentunya sesuai dengan yang disyariatkan oleh agama kita.

Orang yang sudah siap untuk menikah, hendaknya memilih calon dengan cermat dan hati-hati. Karena nantinya seorang wanita akan menjadi istri dan ibu bagi anak-anaknya, dan seorang pria akan menjadi suami dan pemimpin dalam rumah tangganya. Maka dari itu, jangan sembarangan dalam memilih pasangan, sebab hal seperti ini nantinya bisa berujung pada penyesalan. Tentu kamu tidak ingin menyesal, kan?

Lantas bagaimana agar kita bisa memilih pasangan hidup atau jodoh yang tepat? Seperti apakah kriteria jodoh yang baik itu? Baik kriteria calon suami maupun kriteria calon istri?

Dimulai dari memilih calon suami:

Beragama Islam

Bagi seorang muslimah, tentu harus mengetahui dan mengutamakan kriteria yang pertama ini yaitu pria muslim. Biasanya wanita lebih cenderung mengikuti agama dari suaminya, namun tidak sebaliknya. Untuk itu, pria muslim menjadi kriteria utama yang paling penting. Hal ini juga telah disampaikan oleh Allah swt dalam firman-Nya yang artinya,

“Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musryik dengan wanita-wanita mukmin, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musryik meskipun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (TQS. Al-Baqarah [2]: 221)

Berilmu dan baik akhlaknya

Baik buruknya kehidupan berumah tangga yang akan kita jalani di masa depan erat kaitannya dalam hal memilih suami (pemimpin rumah tangga). Untuk itu, Islam menganjurkan kepada kita untuk memilih pria yang baik akhlaknya, shalih, dan taat beragama.

Nabi Muhammad saw pernah bersabda yang artinya, “Apabila kamu sekalian didatangi oleh seseorang yang dien dan akhlaknya kamu ridhai, maka kawinkanlah ia. Jika kamu sekalian tidak melaksanakannya maka akan terjadi fitnah di muka bumi ini dan tersebarlah kerusakan.” (HR. At-Tirmidzi)

Dari sedikit ulasan dan hadis tersebut, tentu Islam mengisyaratkan bahwa pria yang baik dijadikan calon suami ialah pria yang berkomitmen pada ketakwaan dan akhlak yang shalih. Nah, bagi kamu para wanita, jika menemui pria semacam ini, maka jangan pernah ragu menjadikannya imam kamu.

Bagaimana dengan memilih calon istri?

Mengerti agama dan berakhlak baik

Hai para pria, pilihlah seorang istri dari muslimah yang memiliki pengetahuan agama dan berakhlak baik. Sebab, wanita yang mengerti agama akan tahu seperti apa tanggungjawabnya sebagai seorang istri dan ibu dalam rumah tangga. Sebagaimana sabda Rasulullah yang artinya,

“Wanita itu dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya. Lalu pilihlah wanita yang beragama niscaya kamu akan bahagia.” (Muttafaqun ‘Alaihi)

Dari hadis tersebut, kita tentu diberitahukan bahwa wanita yang baik untuk dinikahi ada empat kriteria yaitu hartanya (mampu), keturunannya (nasab yang baik), kecantikannya (fisik), dan karena agamanya. Dan dari empat kriteria tersebut, alasan karena agama merupakan kriteria yang paling diutamakan untuk dinikahi.

Penyayang dan banyak anak

Sehubungan dengan kriteria yang satu ini yaitu wanita penyayang dan banyak anak, Nabi Besar Muhammad saw bersabda yang artinya, dari Anas bin Malik, Rasulullah saw bersabda, “Kawinkanlah wanita penyayang dan banyak anak.” (HR. Ahmad)

Nah untuk memilih wanita yang melahirkan banyak anak, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui, di antaranya kesehatan fisik dan penyakit yang menghalangi kehamilan, melihat kondisi ibunya dan juga saudara-saudara perempuannya yang sudah menikah, subur atau berkeinginan memiliki keturunan.

Masih perawan atau gadis

Masih perawan di sini maksudnya adalah seorang wanita yang belum pernah sekalipun melakukan hubungan badan dengan seorang pria sebelum menikah denganmu. Kriteria semacam ini dimaksudkan supaya tercipta keluarga yang sempurna dan mendapatkan manfaat yang besar.

Yakni di antara manfaat-manfaat tersebut adalah memelihara keluarga dari segala macam hal yang dapat menyusahkan kehidupanmu kelak, menghindari dari berbagai macam perselisihan yang mungkin saja bisa terjadi, dan menyebabkan kesulitan serta keributan.

Tentu saja masih ada beberapa kriteria jodoh yang baik lainnya, namun beberapa yang telah disebutkan di atas sudah mewakili semuanya. Dan sekarang tugas kita adalah berusaha menjadi sosok yang lebih baik lagi supaya pantas untuk dijadikan suami atau istri oleh pasangan kita kelak. Siap?

Oleh: Tim Trenlis.co.

Tinggalkan Balasan