Yakin, Tidak akan Merugi Orang yang Bersedekah

Sedekah dapat memperlancar rezeki dan menolak bala. Bukan hanya itu saja. Manfaat atau dampak dari sedekah sangatlah banyak. Dapat menyembuhkan penyakit dan cepat terkabulnya doa-doa kita. Tentu diniatkan terlebih dahulu dan mengharap keridhoan Allah semata.

Tentang peristiwa istimewa yang pernah saya alami berkaitan dengan sedekah ialah lima tahun lalu. Saya pergi ke suatu tempat untuk berjalan-jalan. Dan qodarullah saya kecopetan. Malangnya semua uang dan ATM saya berada di dompet itu.

Ketika azan Zuhur berkumandang, saya segera ke Masjid dan shalat Zuhur. Selesai shalat saya merasa lapar sekali. Saya mengecek kantong celana saya ternyata tersisa uang lima ribu rupiah. Betapa bahagianya saya. “Akhirnya saya bisa mengganjal perut saya yang lapar.” Hati saya berbicara. Sambil tersenyum saya keluar masjid sambil tersenyum.

Di pelataran masjid ada seorang ibu tua sedang duduk kelihatan lelah dan raut muka yang memelas. Entah tanpa berpikir panjang, saya berikan uang lima ribu terakhir saya kepada nenek tua itu. Betapa bahagianya nenek tua itu sambil menghujani saya dengan doa-doa yang baik. Dan tak lupa beliau berterima kasih.

Setelah itu saya kembali duduk di pelataran Masjid sambil bingung hendak ke mana. Saya tak memiliki uang satu rupiah pun kala itu. Si pencopet itu tidak hanya mencopet dompet saya tapi juga mengambil tas dan barang-barang saya. Sungguh malang nasib saya saat itu. Tidak ada HP dan barang-barang penting lainnya.

Tidak lama kemudian. Sambil merenung ada seseorang mencolek pundak saya dan berkata. “Fran … sedang apa di sini? Sendirian aja?” sambil mengulurkan tangan mengajak bersalaman.

“Ehh Andi .. iya tadi gue abis solat. Ini lagi ngadem.”

“Loh gue juga abis solat kok ga ketemu ya di dalem?” jawab Andi lagi.

Saya hanya tersenyum.

“Elo udah makan siang Fran? Udah siang nih.”

Akhirnya saya ceritakan bahwa saya baru kecopetan. Dompet dan tas diambil orang. Jadi saya tidak mempunyai uang sedikit pun untuk membeli makanan. Terlebih untuk kembali pulang ke rumah.

Sungguh benar janji Allah. Sedekah lima ribu rupiah diganti dengan ratusan rupiah. Andi menawari saya makan siang gratis dan ikut menginap di hotel yang telah ia pesan. Karena teman satu kamarnya harus pulang terlebih dahulu. Maha Kaya Allah. Saya hanya sedekah lima ribu. Tapi diganti dengan makanan enak gratis di restoran dan menginap di hotel tanpa mengeluarkan uang sepeser pun.

Ini adalah satu dari beberapa kisah menakjubkan yang pernah saya alami sendiri. Tentang perjalanan rasa empati kepada orang lain. Begitupun dengan orangtua. Jika mempunyai rezeki ingat orangtua. Bahagiakan mereka selagi bisa. Itu pun merupakan sedekah yang paling utama. Kita idak akan miskin jika berbagi. Malah akan terus bertambah dan bertambah.

Doa orang-orang yang pernah kita senangi hatinya, bisa jadi itulah doa yang didengar Sang Maha Kuasa. Mulus dan lancarnya semua urusan kita, bisa jadi berkat doa-doa mereka. Orang yang sudah meninggal dunia pun jika mereka ditanya hal apa yang akan mereka lakukan jika Allah menghidupkannya kembali? Mereka jawab, “Shalat dan bersedekah.”

Contoh kecilnya. Jikalau kita membantu pembangunan baik untuk masjid, sekolah atau tempat tempat yang banyak manfaat dan digunakan oleh orang banyak. Maka setiap hal kebaikan yang dilakukan di tempat tersebut pahalanya terus mengalir kepada kita. Masyaallah. Sedekah menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Maka dari itu selagi kita bisa, selagi kita mampu, mari lakukan kebaikan. Sebar senyuman manis. Tebar energi positif kepada siapa pun. Insya Allah energi positif itu akan kembali kepada kita. Bukankah Allah telah menegaskan bahwa kebaikan sebesar biji zaroh pun akan dihitung nanti di yaumil qiyamah. Mudah mudahan amal kebaikan kita lebih banyak ketimbang amal buruk kita. Aamiin.

Oleh: Maryanah.

Tinggalkan Balasan