Yakinlah, Kamu Mampu Wujudkan Impianmu!

Jika kita membaca kisah perjalanan seseorang untuk mencapai kesuksesan, kita akan menemukan satu persamaan dari kisah-kisah tersebut. Persamaan itu adalah impian. Mereka semua yang sukses mempunyai impian. Impian itu mereka padukan dengan keyakinan. Dan keduanya berjalan secara beriringan.

Banyak tokoh sukses seperti Ippho Santosa, Anthony Robbins, Joe Girard dan Irfan Khairi mampu mewujudkan impiannya dengan menggunakan kekuatan pikiran yang dilatih secara sistemik. Seperti Ippho Santoso yang mengungkapkan tentang kekuatan otak kanan. Dari buku yang beliau tulis, beliau menegaskan untuk mencapai impian kita harus yakin. Jika kita ragu-ragu sama saja kita yakin untuk gagal.

Impian dan keyakinan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

Seperti kendaraan membutuhkan bahan bakar agar bisa berjalan sampai di tempat tujuan. Begitu juga impian harus disertai keyakinan untuk bisa mewujudkannya. Sekarang mari kita bertanya pada diri sendiri:

  • Apa impian kita?
  • Seberapa besar keyakinan kita untuk bisa mencapai impian itu?
  • Apa kita pernah menuliskan impian kita?
  • Pernahkah kita membayangkan dan merasakan seolah-olah impian kita menjadi kenyataan?

Dari semua pertanyaan itu, seperti apakah kita akan diketahui dari jawabannya. Jika sudah ada yang bisa menjawab dengan lancar dan penuh optimis menjawab YA, maka orang tersebut sudah mempunyai tiket untuk mencapai kesuksesan. Namun, jika masih susah untuk menjawab bahkan belum memiliki jawaban, maka sangat disayangkan ia belum memiliki tiket menuju kesuksesan.

Sebagian besar orang tidak tahu apa impiannya yang sebenarnya.

Hanya sebagian kecil saja orang yang tahu betul apa impiannya. Berbahagialah orang-orang yang sudah menemukan impian itu. Tidaklah mudah untuk menemukan impian yang benar-benar diinginkan. Kebanyakan orang hanya mengikuti ke mana arus membawanya. Dan akibatnya ia terbentur ke sana kemari mengikuti arus itu.

Bagi yang belum menemukan impiannya jangan putus asa. Sebenarnya kita bukan belum menemukan impian. Tapi lebih tepatnya kita tidak pernah berpikir secara serius apa yang sebenarnya kita inginkan.

Sekarang kita akan menemukan impian itu. Bagaimana caranya?

Pertama, ambil sebuah buku. Pikirkan apa yang paling kita inginkan. Jika masih bingung dengan yang paling diinginkan, tulis apa saja keinginan kita. Apa pun itu tuliskan semua di buku.

Jangan pikirkan apa yang ditulis itu bisa dicapai atau tidak. Yang terpenting tuliskan semuanya. Jika perlu tempel tulisan itu dan kita gambar apa keinginan kita. Jika tidak bisa menggambarnya, maka cari gambar-gambar di majalah, internet dan lainnya. Tempel gambar itu di sebuah buku tersendiri. Lihatlah gambar itu setiap hari.

Apabila kita melihatnya setiap hari maka lama-kelamaan kita akan menemukan apa yang sebenarnya paling kita inginkan. Seperti itulah cara kerja otak kita. Ia perlu diberi arahan secara terperinci. Jika sudah menemukannya maka perbanyak gambar dan informasi tentang itu.

Jadikan buku yang berisi keinginan kita sebagai buku impian. Setelah itu bayangkan di pikiran kita seolah-olah itu semua menjadi kenyataan. Luangkan waktu untuk benar-benar merasakannya di pikiran kita. Berimajinasilah bahwa keinginan kita menjadi nyata.

Kedua, dengan mengetahui impian kita maka kita juga akan tahu bagaimana cara untuk mencapainya. Kita tahu harus melakukan apa untuk mewujudkan impian itu. Lakukan pendekatan rohani dan berikhtiar. Mari kita lakukan pendekatan itu. Dan yang terpenting yakin bahwa atas izin Allah apa pun impian kita bisa terwujud.

Oleh: Rindang Nuri.

Tinggalkan Balasan