Bukan hanya seorang pria saja yang mendambakan mempunyai istri yang baik ketika menikah kelak. Seorang wanita pun pasti memiliki keinginan yang sama, yaitu keinginan memiliki suami idaman yang baik sebagai kepala rumah tangga ketika menikah nanti.

Harapan atau impian seperti itu memang normal dimiliki oleh setiap orang, termasuk seorang wanita. Tidak hanya wanita Islam saja yang menginginkan hal tersebut, wanita yang beragama lain pun pasti menginginkan hal yang sama. Maka dari itu, tidak heran jika kemudian para wanita berusaha untuk mendapatkan pria baik untuk menjadi suami idamannya.

Mendapatkan pria yang baik tidaklah mudah, ada beberapa kriteria yang bisa kamu lihat untuk mengetahui apakah pria tersebut cocok dijadikan suami idaman atau tidak. Menurut ajaran agam Islam, ada beberapa kriteria yang bisa kamu lihat dari seorang pria yang menjadi tanda bahwa dia merupakan calon suami baik yang bakal membahagianmu.

Pilihlah yang seiman

Kriteria pria yang tepat dan benar untuk dijadikan jodoh yang pertama tentu saja yang satu agama yaitu agama Islam. Hal ini tentu saja sudah jelas, karena sesuai dengan firman Allah swt yang memiliki arti,

“Janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik dengan wanita-wanita mukmin sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari pada orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah swt mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya.” (Q.S. Al-Baqarah ayat 221)

Berdasarkan ayat di atas, Allah mengisyarakatkan kepada kamu (wanita) bahwa seorang pria muslim yang menjadi budak lebih baik daripada pria musyrik meskipun menarik dan memikat hatimu. Jadi, hal paling mendasar bagi muslimah ketika mencari calon suami adalah pastikan beragam Islam.

Taat beragama atau shalih

Setelah kriteria pertama yaitu beragam Islam terpenuhi, maka kamu perlu melihat kriteria selanjutnya yaitu taat beragam. Dalam Islam, taat beragama disebut sebagai pria shalih. Ada sebuah hadis yang menerangkan bahwa pria yang baik dijadikan suami adalah pria yang shalih, berikut kutipan hadis tersebut:

“Bila datang seorang laki-laki yang kamu ridhai agama dan akhlaknya, hendaklah kamu nikahkan dia, karena kalau engkau tidak mau menikahkannya, niscaya akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang meluas.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad)

Hadis yang merupakan sabda nabi Muhammad saw tersebut mengisyarakatkan bahwa seorang wanita sebaiknya dinikahkan dengan laki-laki yang taat kepada agamanya dan memiliki akhlak (tingkah laku) yang baik. Taat beragama maksudnya adalah menjalankan semua perintah dan juga menjauhi larangan Allah swt dan Rasulnya.

Senantiasa menjauhi kemaksiatan

Apabila seorang pria beragam Islam dan merupakan seorang muslim yang taat, maka dirinya akan senantiasa menjauhi kemaksiatan. Dan ini merupakan salah satu kriteria yang harus ada jika kamu menginginkan sosok suami yang baik. Sebagaimana firman Allah swt yang artinya:

“Hai orang-orang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak pernah mendurhakai Allah swt atas perintah-Nya kepada mereka dan selalu taat pada apa yang diperintahkan.” (Q.S. At-Tahriim ayat 6)

Ayat tersebut memberitahukan kepada kamu bahwa kepala rumah tangga (seorang suami) bertanggung jawab untuk menghindarkan keluarganya dari segala bentuk dosa dan segala macam hal yang dapat menghanguskan amal ibadah, supaya terhindar dari siksa api neraka.

Dengan demikian, maka calon suami yang baik adalah sosok yang mampu mewujudkan hal tersebut, yang artinya mampu menjaga keluarganya dari penyebab siksa neraka seperti kemaksiatan.

Berasal dari keluarga yang baik

Kriteria suami idaman selanjutnya yakni berasal dari keluarga yang baik. Tidak hanya pria saja yang diperintahkan untuk memilih wanita dari keluarga yang baik, seorang wanita pun diperintahkan hal yang serupa yaitu untuk memilih seorang pria yang berasal dari nasab (keturanan) yang baik.

Baik di sini artinya pria tersebut baik dilihat dari sisi akhlak dan agamnya, biasanya pria yang baik berasal dari keluarga yang baik juga. Tidak hanya itu, biasanya pria tersebut juga hidup di lingkungan yang baik.

Taat kepada kedua orangtua

Kriteria kelima seorang pria yang baik dijadikan suamai adalah yang taat kepada kedua orangtuanya. Kriteria ini semakin diperkuat dengan dua hadis dari Nabi Muhammad saw berikut ini:

“Dari Ibnu Umar ra, katanya ‘Rasulullah saw bersabda, berbaktilah kepada orangtua kalian, niscaya kelak anak-anak kalian berbakti kepada kalian. Dan peliharalah kehormatan istri-istri orang, niscaya kehormatan istri-istri kalian terjaga’.” (HR. Thabarani)

“Dari Mu’awiyah bin Jahimah, sesungguhnya Jahimah berkata. ‘Saya datang kepada Nabi Muhammad saw untuk meminta izin kepada beliau untuk pergi berjihad, namun nabi bertanya ‘apakah kamu masih punya orangtua (ibu-bapak yang tidak bisa mengurus dirinya sendiri)?’. Saya menjawab, ‘Masih’. Beliau pun bersabda, ‘Uruslah mereka, karena surga ada di bawah telapak kaki mereka’.” (HR. Thabarani)

Selain kelima kriteria yang telah saya sebutkan di atas, masih ada beberapa kriteria seorang pria yang cocok dijadikan imam rumah tanggamu. Di antaranya sebagai berikut:

  • Mandiri dalam hal ekonomi
  • Mempunyai pemahaman agama yang setara atau jauh lebih baik
  • Bertanggung jawab
  • Berjiwa pemimpin
  • Bersikap adil
  • Memiliki kepribadian yang lembut
  • Dermawan
  • Mempunyai syahwat yang normal dan sehat
  • Subur dan suka memiliki anak

Nah, demikianlah beberapa kriteria calon suami idaman menurut Islam, semoga bisa membantu kamu (para muslimah) dalam menemukan jodoh terbaik yang tentunya diridhai oleh Allah swt ya. Aamiin.

Oleh: Tim Trenlis.

 

Facebook Comments
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: